Iran Klaim AS-Israel Serang PLTN Bushehr Lagi

6 hours ago 8

Bram Edo

Bram Edo

Rabu, Maret 25, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Iran Klaim AS-Israel Serang PLTN Bushehr Lagi
PLTN Bushehr Iran. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah Iran menuding Amerika Serikat (AS) dan Israel melakukan serangan terhadap fasilitas nuklirnya.

Kali ini, sasaran yang disebut menjadi target adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr.

Organisasi Energi Atom Iran mengungkapkan bahwa serangan terbaru tersebut terjadi pada Selasa (24/3/2026) sekitar pukul 21.08 waktu setempat.

Insiden itu dilaporkan berlangsung di sekitar kompleks PLTN Bushehr yang berada di Kota Bushehr, wilayah selatan Iran.

Kronologi serangan di PLTN Bushehr

Berdasarkan laporan kantor berita resmi Iran, IRNA, sebuah proyektil dilaporkan jatuh dan mengenai area dalam kompleks pembangkit listrik tersebut.

Meski demikian, pihak berwenang Iran memastikan bahwa tidak ada dampak signifikan yang ditimbulkan dari insiden tersebut.

“Musuh Amerika-Zionis telah menyerang lokasi pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr lagi,” kata organisasi itu dalam sebuah pernyataan yang dilansir TRT. Pernyataan tersebut menambahkan bahwa “sebuah proyektil mengenai bagian dalam kompleks pembangkit listrik Bushehr.”

Pihak Organisasi Energi Atom Iran menegaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak adanya kerusakan serius, baik dari sisi teknis maupun finansial. Selain itu, insiden tersebut juga tidak menimbulkan korban jiwa.

“Laporan awal menunjukkan insiden ini tidak menyebabkan kerusakan finansial maupun teknis, atau korban jiwa, dan berbagai area pembangkit listrik tidak mengalami kerusakan.”

Disebut sebagai aksi permusuhan berkelanjutan

IRNA menyebut serangan tersebut sebagai bagian dari rangkaian tindakan yang mereka anggap sebagai “aksi permusuhan” yang terus dilakukan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Meski proyektil sempat masuk ke dalam kompleks, seluruh fasilitas utama PLTN Bushehr dilaporkan tetap dalam kondisi aman dan berfungsi normal. Hal ini menandakan bahwa sistem keamanan dan perlindungan fasilitas nuklir tersebut masih berjalan efektif.

Insiden kedua dalam beberapa hari

Peristiwa ini bukanlah yang pertama dalam waktu dekat. Sebelumnya, serangan serupa juga dilaporkan terjadi pada 17 Maret lalu di area yang tidak jauh dari fasilitas nuklir tersebut.

Pada kejadian sebelumnya, Iran juga melaporkan tidak adanya kerusakan maupun korban akibat serangan tersebut. Dengan demikian, insiden terbaru ini menjadi yang kedua dalam kurun waktu hanya beberapa hari terakhir.

Situasi ini semakin memperlihatkan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan, khususnya yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, dengan isu nuklir sebagai salah satu pemicu utama konflik.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |