Resmi! Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Segiri Samarinda, Kick Off Tetap 10 Mei 2026

16 hours ago 13

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Rabu, Mei 06, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Resmi! Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Segiri Samarinda, Kick Off Tetap 10 Mei 2026
Resmi! Laga Persija vs Persib Digelar di Stadion Segiri Samarinda, Kick Off Tetap 10 Mei 2026

PEWARTA.CO.ID — Duel panas antara Persija Jakarta vs Persib Bandung dipastikan tidak jadi berlangsung di Jakarta. Operator kompetisi I.League resmi memindahkan venue pertandingan ke Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama I.League, Ferry Paulus. Meski lokasi berubah, jadwal pertandingan tidak mengalami perubahan dan tetap dimainkan pada Minggu, 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.

“Liga memutuskan untuk digelar di Samarinda di Kalimantan Timur,” kata Ferry dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta, dikutip Rabu (6/5/2026).

Terkendala izin di Gelora Bung Karno

Sebelumnya, laga bertajuk el clasico Liga Indonesia itu direncanakan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Namun, sejumlah persoalan perizinan membuat pertandingan akhirnya dipindahkan keluar ibu kota.

Panitia Pelaksana Persija Jakarta sempat mengungkapkan bahwa pengelola kawasan GBK belum memberikan izin penggunaan stadion. Alasannya, rumput stadion akan menjalani perawatan menjelang agenda FIFA Matchday pada Juni 2026 demi kebutuhan Timnas Indonesia.

Di sisi lain, PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi sebenarnya telah memberikan lampu hijau untuk penggunaan stadion. Setelah itu, proses bergulir pada pembahasan izin keamanan bersama pihak kepolisian.

Usai audiensi antara pihak I.League dengan Baintelkam Polri, diputuskan pertandingan tetap berjalan sesuai jadwal. Namun, venue dipindahkan ke luar Jakarta dan Pulau Jawa.

“Kami baru saja diterima oleh Baintelkam (Polri) terkait penyelenggaraan laga Persija Jakarta vs Persib Bandung yang sedianya digelar tanggal 10 di Gelora Bung Karno,” kata Ferry.

Ferry menjelaskan, pihak liga sebenarnya ingin pertandingan tetap dimainkan di kandang masing-masing klub. Akan tetapi, situasi dan agenda nasional selama Mei 2026 menjadi pertimbangan utama.

“Liga memiliki keinginan agar laga digelar di daerahnya masing-masing tapi seperti teman-teman ketahui, bulan Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar daripada keinginan aspek sepakbola,” sambungnya.

Bali sempat dipertimbangkan

Sebelum akhirnya memilih Samarinda, operator liga mengaku telah menyiapkan beberapa opsi stadion lain, termasuk di Pulau Jawa dan Bali.

Namun, kondisi keamanan dan jadwal pertandingan klub lain membuat opsi tersebut batal digunakan. Ferry menyebut Bali sempat menjadi pilihan, tetapi tidak memungkinkan karena Bali United memiliki jadwal pertandingan pada 11 Mei 2026.

“Karena di Jakarta ini kota metropolitan, beberapa tempat kami carikan solusi di Jawa di stadion-stadion yang lain. Tapi memang situasinya memang masih belum terlalu baik. Jadi, liga memutuskan digelar di Samarinda,” tukas FP.

“Semula kami merencanakan digelar di Bali tapi Bali (United) bertanding tanggal 11 (Mei). Di Kalimantan Timur tidak ada pertandingan lain. Tetap dengan penonton, sesuai dengan standar kapasitas yang di sana. Ya, Stadion Segiri. Suporter tamu tetap dilarang,” tandasnya.

Dengan keputusan tersebut, Stadion Segiri Samarinda kini resmi menjadi arena duel Persija Jakarta kontra Persib Bandung. Pertandingan dipastikan tetap dihadiri penonton, namun suporter tim tamu tetap tidak diperbolehkan hadir demi alasan keamanan.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |