Redaksi Pewarta.co.id
Minggu, November 30, 2025
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| 10 Cabor SEA Games 2025 Pindah Venue Akibat Banjir Thailand |
PEWARTA.CO.ID — Thailand yang menjadi tuan rumah SEA Games 2025 terpaksa melakukan langkah cepat menjelang pembukaan ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Banjir yang melanda Provinsi Songkhla beberapa hari sebelum pelaksanaan membuat 10 cabang olahraga (Cabor) harus dipindahkan ke venue lain demi keamanan dan kelancaran pertandingan.
Panitia akhirnya memutuskan merelokasi sejumlah venue yang tadinya berpusat di Distrik Hat Yai dan Distrik Mueang ke kawasan Bangkok dan Chonburi.
Pemindahan ini dilakukan setelah wilayah Songkhla dipastikan tidak memungkinkan digunakan karena terdampak banjir cukup parah.
SEA Games 2025 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 9–20 Desember 2025.
10 cabang olahraga SEA Games 2025 pindah venue akibat banjir
Berikut daftar cabor yang pindah venue akibat banjir di Thailand:
1. Muay Thai
Tanggal: 13–19 Desember 2025
Venue baru: Stadion Tinju Lumpini, Bangkok
2. Kualifikasi Sepak Bola Putra
Tanggal: 4–11 Desember 2025
Venue baru: Stadion Nasional Rajamangala, Bangkok
3. Catur
Tanggal: 10–19 Desember 2025
Venue baru: The Bazaar Bangkok Hotel, Bangkok
4. Kabaddi
Tanggal: 11–18 Desember 2025
Venue baru: Chaloem Phrakiat Sports Operations Center, Rajamangala University of Technology Rattanakosin, Bangkok
5. Wushu
Tanggal: 13–15 Desember 2025
Venue baru: Government Complex Chaengwattana, Gedung Ratprasasanaphakdi Lantai 2
6. Pencak Silat
Tanggal: 13–17 Desember 2025
Venue baru: Impact Arena, Muang Thong Thani, Hall 4
7. Judo
Tanggal: 11–14 Desember 2025
Venue baru: Auditorium Rajamangala, Universitas Teknologi Rajamangala Thanyaburi, Bangkok
8. Petanque
Tanggal: 10–15 Desember 2025
Venue baru: Universitas Valaya Alongkorn Rajabhat, Bangkok
9. Karate
Tanggal: 11–14 Desember 2025
Venue baru: Government Complex Chaengwattana, Gedung Ratprasasanaphakdi Lantai 2
10. Biliar dan Snooker
Tanggal: 10–17 Desember 2025
Venue baru: Thunder Dome, Muang Thong Thani
![]() |
| Kondisi banjir di stadion Thailand venue SEA Games 2025. (Dok. Ist) |
NOC Indonesia apresiasi keputusan Panitia SEA Games 2025
Perubahan ini mendapatkan respons positif dari NOC Indonesia. Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk SEA Games 2025, Bayu Priawan Djokosoetono, menegaskan bahwa keselamatan atlet berada di posisi teratas dalam setiap keputusan.
Bayu menekankan bahwa Indonesia mendukung penuh langkah cepat panitia dalam memindahkan venue ke area yang lebih aman dan siap digunakan.
“Keselamatan atlet selalu menjadi prioritas utama. Kami memahami dan mendukung langkah yang diambil Panitia Penyelenggara SEA Games 2025 Thailand untuk merelokasi sejumlah venue ke area yang lebih aman dan siap digunakan,” kata Bayu dalam keterangan pers.
Selain itu, ia menambahkan bahwa seluruh persiapan teknis akan segera disesuaikan oleh kontingen Indonesia, termasuk survei venue serta penyesuaian strategi di masing-masing cabang olahraga.
“Tim Indonesia akan segera menyesuaikan seluruh rencana persiapan teknis bersama cabang olahraga terkait, termasuk survei venue dan penyesuaian strategi kontingen. Kami berharap pemindahan ini justru semakin memastikan kualitas kompetisi dan kenyamanan bagi seluruh atlet dari negara-negara peserta,” tambahnya.
NOC Indonesia memastikan koordinasi terus berjalan dengan pihak penyelenggara, ASEAN Sports Federation, serta seluruh pemangku kepentingan olahraga nasional, guna menjaga kesiapan kontingen Indonesia menjelang keberangkatan ke Thailand.
Bayu juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Indonesia atas dukungan penuh terhadap para atlet.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto atas kepeduliannya terhadap dunia olahraga Indonesia dengan memberikan dukungan penuh kepada seluruh atlet Tim Indonesia supaya bisa pulang dengan membawa prestasi terbaik bagi Indonesia dari SEA Games Thailand nanti,” tutup Bayu.
Dengan berbagai penyesuaian ini, pelaksanaan SEA Games 2025 diharapkan tetap berlangsung lancar dan memberikan kesempatan terbaik bagi seluruh atlet untuk berkompetisi secara optimal.




















































