Redaksi Pewarta.co.id
Jumat, Mei 01, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Google Translate Hadirkan Fitur Latihan Pengucapan Berbasis AI di Momen Ulang Tahun ke-20 |
PEWARTA.CO.ID — Google Translate resmi memasuki usia ke-20 sejak pertama kali diperkenalkan pada 2006 sebagai proyek eksperimen sederhana. Dalam dua dekade perjalanannya, layanan penerjemah milik Google tersebut berkembang menjadi salah satu platform bahasa paling populer di dunia.
Saat ini, Google Translate telah mendukung sekitar 250 bahasa dengan lebih dari 60.000 kemungkinan pasangan bahasa. Layanan ini diklaim mampu menjangkau sekitar 95 persen populasi global.
Bahasa Inggris ke bahasa Spanyol menjadi pasangan bahasa yang paling sering digunakan di Google Translate hingga kini. Sementara itu, frasa “terima kasih” tercatat sebagai kata atau kalimat yang paling banyak diterjemahkan pengguna.
Popularitas Google Translate juga terlihat dari jumlah penggunanya yang sangat besar. Lebih dari 1 miliar orang memakai layanan tersebut setiap bulan, dengan total lebih dari 1 triliun kata diterjemahkan setiap bulannya.
Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-20, Google menghadirkan fitur baru yang disebut sebagai salah satu permintaan terbesar dari pengguna, yakni latihan pengucapan atau pronunciation practice.
Dilansir dari GSM Arena, fitur latihan pengucapan tersebut mulai tersedia di aplikasi Google Translate versi Android. Peluncuran tahap awal dilakukan di Amerika Serikat dan India dengan dukungan bahasa Inggris, Spanyol, serta Hindi.
Fitur anyar ini memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk menganalisis cara pengguna berbicara. Nantinya, sistem akan memberikan umpan balik secara langsung terkait bagian pengucapan yang perlu diperbaiki agar pelafalan kata menjadi lebih tepat.
Google menyebut teknologi AI yang digunakan telah dirancang untuk memahami berbagai unsur bahasa yang kompleks, termasuk idiom, bahasa gaul lokal, hingga konteks percakapan yang lebih halus dari suatu bahasa daerah.
Selain itu, pengguna yang rutin memakai fitur Google Translate Practice setiap minggu disebut memanfaatkannya sebagai sarana latihan berbicara. Fitur tersebut juga menghadirkan berbagai skenario interaktif untuk membantu pengguna lebih percaya diri saat berbicara secara alami dalam situasi sehari-hari.
Kehadiran fitur latihan pengucapan ini sekaligus mempertegas langkah Google dalam mengembangkan Google Translate bukan hanya sebagai alat penerjemah teks, tetapi juga sebagai pendukung pembelajaran bahasa yang lebih interaktif dan praktis.



















































