Jadwal Festival Jaranan Trenggalek 20-26 September 2026 di Alun-Alun Trenggalek, lengkap dengan kategori dan waktu pertunjukan FJTT ke-30.
![]()
Oleh Redaksi PEWARTA
Rabu, September 23, 2026
![]() |
| Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) 2026 edisi ke-30. (Foto: Dok. ANTARA) |
PEWARTA.CO.ID — Festival Jaranan Trenggalek Terbuka (FJTT) 2026 berlangsung selama sepekan pada 20–26 September 2026 di Alun-Alun Trenggalek, Jawa Timur. Memasuki penyelenggaraan ke-30, festival ini menjadi salah satu agenda Karisma Event Nusantara (KEN) 2026) dan menghadirkan rangkaian pertunjukan jaranan berdasarkan kategori usia serta gaya kesenian.
Bagi pembaca yang mencari jadwal Festival Jaranan Trenggalek 2026, seluruh pertunjukan utama berlangsung pada malam hari dengan waktu mulai pukul 19.00 WIB. Jadwal tersebut membuat wisatawan dapat memilih malam kunjungan sesuai jenis jaranan yang ingin disaksikan.
Festival tahun ini juga memiliki konteks penting dari sisi regenerasi seni. Kategori yang dipertandingkan mencakup Turonggo Yakso Bocah, Remaja, Umum, serta Non-Turonggo Yakso tingkat umum, dengan peserta dari Trenggalek dan sejumlah daerah lain.
Jadwal Festival Jaranan Trenggalek 20-26 September 2026
Berikut jadwal resmi rangkaian utama FJTT 2026 berdasarkan laman penyelenggara:
| 20 September 2026 | Grand Opening | 19.00 WIB | Alun-Alun Trenggalek |
| 21 September 2026 | Jaranan Turonggo Yakso Bocah | 19.00 WIB | Alun-Alun Trenggalek |
| 22 September 2026 | Jaranan Turonggo Yakso Remaja | 19.00 WIB | Alun-Alun Trenggalek |
| 23 September 2026 | Jaranan Turonggo Yakso Umum | 19.00 WIB | Alun-Alun Trenggalek |
| 24 September 2026 | Jaranan Non-Turonggo Yakso Umum 1 | 19.00 WIB | Alun-Alun Trenggalek |
| 25 September 2026 | Jaranan Non-Turonggo Yakso Umum 2 | 19.00 WIB | Alun-Alun Trenggalek |
| 26 September 2026 | Puncak Acara dan Penutupan | 19.00 WIB | Alun-Alun Trenggalek |
Laman resmi FJTT mencantumkan tanggal, lokasi, dan kategori pertunjukan tersebut, sementara laman detail tiap agenda mengonfirmasi waktu mulai pukul 19.00 WIB.
20 September dibuka dengan Grand Opening
Rangkaian FJTT dimulai pada Minggu, 20 September 2026 melalui Grand Opening di Alun-Alun Trenggalek. Berdasarkan laman resmi penyelenggara, agenda pembukaan dapat dihadiri secara gratis.
Pembukaan menjadi penanda dimulainya festival yang memasuki usia tiga dekade. Tahun ini FJTT juga tercatat dalam KEN 2026, sehingga penyelenggara membawa festival jaranan Trenggalek ke dalam kalender event pariwisata nasional.
Bagi wisatawan yang baru tiba pada akhir pekan pembukaan, malam pertama dapat menjadi kesempatan untuk melihat suasana festival sebelum memasuki rangkaian kompetisi berdasarkan kategori.
21 September menampilkan Turonggo Yakso Bocah
Pada Senin, 21 September, panggung beralih ke Jaranan Turonggo Yakso Bocah. Agenda ini diikuti kelompok usia anak dan menjadi bagian penting dari regenerasi seni tradisi Trenggalek.
Laman resmi FJTT mencatat sebanyak 17 grup mengikuti kategori tersebut. Pertunjukan dimulai pukul 19.00 WIB di Alun-Alun Trenggalek dan tersedia area reguler gratis bagi penonton.
Kategori anak memberi sudut pandang berbeda bagi pengunjung. FJTT tidak hanya memperlihatkan seniman yang telah lama berkecimpung di dunia jaranan, tetapi juga anak-anak yang sedang belajar mempertahankan kesenian daerah.
22 September giliran kategori remaja
Sehari berikutnya, Selasa, 22 September, FJTT menghadirkan Jaranan Turonggo Yakso Remaja. Pertunjukan tetap berlangsung mulai pukul 19.00 WIB di lokasi yang sama.
Sebanyak 17 grup mengikuti kategori ini dan berasal dari berbagai sekolah serta sanggar di wilayah Trenggalek. Format tersebut memperlihatkan bahwa jaranan dikembangkan melalui jalur pendidikan sekaligus komunitas seni.
Bagi keluarga yang ingin mengenalkan seni tradisi kepada anak, malam kategori remaja mempunyai daya tarik tersendiri karena penampil berada pada fase usia yang lebih dekat dengan penonton muda.
23 September menjadi malam Turonggo Yakso Umum
Rabu, 23 September 2026 menjadi salah satu agenda penting dalam jadwal Festival Jaranan Trenggalek. Malam ini dikhususkan untuk kategori Jaranan Turonggo Yakso Umum, yang mempertemukan kelompok tingkat umum di panggung FJTT.
Laman resmi FJTT mencantumkan akses reguler gratis dengan pilihan tempat duduk berbayar mulai Rp25.000. Pertunjukan dimulai pukul 19.00 WIB di Alun-Alun Trenggalek.
Bagi pengunjung yang ingin melihat karakter khas jaranan Trenggalek, malam ini menjadi salah satu agenda yang relevan karena Turonggo Yakso merupakan kesenian yang tumbuh dan berkembang kuat di Trenggalek, khususnya dari tradisi masyarakat Dongko.
24 dan 25 September menghadirkan jaranan non-Turonggo Yakso
Setelah tiga malam kategori Turonggo Yakso, festival memasuki segmen Non-Turonggo Yakso Umum pada Kamis, 24 September. Agenda kedua kategori ini berlanjut pada Jumat, 25 September, masing-masing mulai pukul 19.00 WIB.
Kategori tersebut membuka panggung bagi ragam gaya jaranan dari luar bentuk Turonggo Yakso. Laman penyelenggara menyebut gaya seperti Senterewe dan Pegon menjadi bagian dari penampilan yang memperlihatkan keberagaman tradisi jaranan Nusantara.
Kehadiran kelompok dari luar Trenggalek membuat dua malam ini menarik bagi penonton yang ingin melihat perbedaan karakter pertunjukan. FJTT dengan demikian tidak berhenti sebagai festival lokal, tetapi menjadi ruang pertemuan berbagai komunitas jaranan.
26 September menjadi malam penutupan
Rangkaian FJTT 2026 berakhir pada Sabtu, 26 September. Laman resmi penyelenggara menetapkan malam tersebut sebagai Puncak Acara dan Penutupan, dan akses penonton pada agenda penutup tercantum gratis.
Penutupan menjadi akhir dari rangkaian festival selama tujuh hari. Bagi wisatawan yang baru bisa datang pada akhir pekan terakhir, 26 September menjadi pilihan untuk sekaligus menikmati suasana puncak perayaan.
Tiket reguler gratis, VIP dan VVIP berbayar
Pengunjung tidak harus membeli tiket untuk menyaksikan FJTT. Panitia menyediakan area reguler secara gratis, sedangkan tempat duduk VIP dan VVIP tersedia untuk kategori tertentu pada 21–25 September.
Informasi panitia menyebut tiket VIP dipatok Rp25.000, sementara VVIP Rp55.000. Harga dan ketersediaan kursi dapat berubah mengikuti kuota yang tersedia sehingga pengunjung sebaiknya memeriksa laman resmi sebelum berangkat.
Selain pertunjukan, festival juga dilengkapi kegiatan pendukung seperti pameran dan aktivitas UMKM. Artinya, pengunjung dapat datang lebih awal untuk menikmati suasana festival sebelum pertunjukan utama dimulai.
Malam mana yang cocok untuk dikunjungi?
Pilihan tanggal dapat disesuaikan dengan pengalaman yang dicari. Pengunjung yang ingin melihat regenerasi seni bisa memilih kategori bocah atau remaja, sementara penikmat Turonggo Yakso dapat datang pada 23 September.
Mereka yang tertarik membandingkan beragam gaya jaranan dapat memilih 24 atau 25 September. Sementara 26 September lebih sesuai bagi pengunjung yang ingin merasakan suasana puncak sekaligus penutupan festival.
Karena seluruh pertunjukan dimulai malam hari, wisatawan dari luar daerah juga memiliki waktu pada siang hari untuk menjelajahi Trenggalek. Pola ini membuat FJTT cukup mudah dipadukan dengan agenda wisata atau kuliner lain sebelum menuju Alun-Alun Trenggalek.
Bagi sahabat Pewarta yang baru berencana datang mulai 23 September 2026, masih tersedia empat malam rangkaian festival hingga penutupan pada 26 September. Jadwal tersebut memberikan kesempatan untuk memilih kategori pertunjukan tanpa harus mengikuti seluruh rangkaian selama sepekan.



















































