Karina Ranau Buka Suara soal Konten Makam Epy Kusnandar, Tegaskan Bukan untuk Cari Uang

3 hours ago 9

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, Mei 15, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Karina Ranau Buka Suara soal Konten Makam Epy Kusnandar, Tegaskan Bukan untuk Cari Uang
Karina Ranau Buka Suara soal Konten Makam Epy Kusnandar, Tegaskan Bukan untuk Cari Uang

PEWARTA.CO.ID — Aktivitas Karina Ranau yang beberapa kali membagikan momen saat berziarah ke makam mendiang suaminya, Epy Kusnandar, menuai perhatian publik di media sosial.

Tidak sedikit netizen yang mempertanyakan alasan di balik unggahan tersebut hingga muncul tudingan bahwa Karina mencari keuntungan pribadi dari konten yang dibuatnya.

Menanggapi komentar miring itu, Karina akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa unggahan yang dibuat bukan untuk mencari cuan, melainkan menjadi bagian dari proses penyembuhan dirinya setelah ditinggal sang suami.

Dalam keterangannya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Karina mengaku video-video tersebut justru menjadi media untuk mengurangi rasa kehilangan yang masih ia rasakan sampai sekarang.

"Kenapa? Orang mungkin bertanya, 'ya salah lo kenapa diposting? Kenapa dikontenin?' Ya itu kan boleh dong, tidak ada undang-undang, enggak ada yang melarang gitu. Karena menurut saya ini adalah cara treatment untuk diri saya khususnya," ucap Karina Ranau di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan belum lama ini.

Karina Ranau bantah ambil keuntungan

Karina juga memastikan dirinya tidak memperoleh pemasukan apa pun dari unggahan yang memperlihatkan dirinya berada di makam Epy Kusnandar. Ia bahkan menyebut tidak memiliki kanal YouTube yang bisa dimonetisasi.

Menurutnya, seluruh video yang diunggah murni sebagai dokumentasi pribadi untuk mengenang sang suami.

"Saya tidak mencari keuntungan dari konten-konten saya di makam. Saya enggak ada channel YouTube, saya enggak ada yang menghasilkan uang dari situ enggak ada. Hanya benar-benar mengabadikan itu," katanya.

Karina menilai, mengabadikan momen memiliki makna tersendiri dalam keluarganya. Kebiasaan itu bahkan sudah menjadi pesan yang sering disampaikan almarhum Epy Kusnandar semasa hidup.

Pesan Epy Kusnandar yang selalu diingat

Karina mengenang Epy sebagai sosok yang senang mendokumentasikan kebersamaan keluarga. Karena itu, ia merasa terus menyimpan momen-momen tersebut menjadi cara untuk menjaga kenangan bersama tetap hidup.

"Saya ingat pesan Papi (Epy): 'momen itu jangan pernah hilang ya Bun, apapun yang terjadi. Sedikit pun momen itu harus diabadikan'. Dia kan selalu bilang gitu," kenang Karina.

Bagi Karina, melihat kembali video-video lama maupun konten yang ia buat saat berziarah menjadi pengobat rindu di tengah aktivitas sehari-hari. Ia mengaku sering memutar ulang momen tersebut ketika merasa lelah sepulang bekerja.

"Mungkin ketika saya capek pulang kerja di warung, ketika di rumah istirahat habis salat saya rebahan sambil lihat konten gitu, kayak mengobati diri saya aja gitu," tuturnya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |