Redaksi Pewarta.co.id
Minggu, November 30, 2025
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Marc Marquez raih gelar juara MotoGP 2025. (dOK. MotoGP) |
PEWARTA.CO.ID — Ayah dari mendiang Marco Simoncelli, Paolo Simoncelli, kembali memberikan pandangannya soal peta persaingan MotoGP.
Menurutnya, Marc Marquez yang kini membela Ducati Lenovo masih akan menjadi ancaman nyata bagi para rivalnya saat memasuki musim MotoGP 2026.
Meski usianya telah mencapai 32 tahun, Paolo menilai Marquez justru menunjukkan peningkatan kemampuan. Hal ini terbukti dari keberhasilannya menyabet gelar juara dunia MotoGP 2025, sekaligus menambah koleksi titel kelas premiernya menjadi tujuh trofi.
Dalam evaluasinya, Paolo menyebut bahwa kekuatan terbesar Marquez bukan hanya soal teknik balap, tetapi juga daya juang dan determinasi yang sulit ditandingi pembalap lain. Faktor inilah yang diyakini membuatnya tetap berada di posisi teratas persaingan, bahkan setelah mengalami masa-masa sulit akibat cedera.
1. Usia 32 tahun tak mengurangi ketajaman Marquez
Paolo melihat cedera yang menimpa Marquez di pengujung musim 2025 tak akan banyak memengaruhi performanya pada tahun berikutnya. Menurutnya, karakter Marquez sebagai petarung alami membuatnya selalu mampu bersaing dalam kondisi apa pun.
"Hanya sedikit pembalap yang terlahir seperti dia. Bahkan dengan masalah fisik, dia terus mengungguli semua orang," kata Paolo, dilansir dari Motosan, Sabtu (29/11/2025).
Tak hanya itu, ketangguhan Marquez disebut turut memberi dampak langsung pada rekan setimnya, Francesco Bagnaia. Paolo meyakini bahwa keberadaan Marquez memaksa Bagnaia untuk terus meningkatkan kemampuan agar tidak tertinggal dalam perebutan gelar.
2. Bagnaia harus terus berbenah demi bersaing
Persaingan internal Ducati Lenovo diprediksi bakal semakin ketat. Paolo menilai Bagnaia harus selalu beradaptasi dan berkembang jika ingin menandingi Marquez yang terkenal agresif dan konsisten.
"Bagi rival seperti Bagnaia, balapan melawan Marc adalah perlombaan yang terus-menerus untuk meningkatkan diri dan tidak tertinggal," sambung Paolo.
Dengan Marquez yang tampil kian matang dan Bagnaia yang terpacu untuk mengimbangi dominasi rekan setimnya, MotoGP 2026 diyakini akan menyajikan pertarungan intens sejak seri pertama.
Sebagai informasi, musim MotoGP 2026 akan resmi dibuka di Sirkuit Buriram, Thailand. Jadwal seri pembuka berlangsung pada 27 Februari hingga 1 Maret 2026, dan menjadi panggung awal bagi duel dua bintang Ducati tersebut.



















































