Redaksi Pewarta.co.id
Rabu, April 15, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Prabowo Pulang dari Rusia dan Prancis, Bawa Kesepakatan Strategis Energi hingga Investasi |
PEWARTA.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke Indonesia usai melakukan kunjungan kerja ke Rusia dan Prancis. Lawatan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan penting yang mencakup sektor energi, pendidikan, hingga investasi jangka panjang.
Berdasarkan siaran resmi melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, pesawat kepresidenan Garuda Indonesia yang membawa Prabowo beserta rombongan mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma pada pukul 13.55 WIB.
Setelah pesawat berhenti sempurna, Prabowo yang tampak mengenakan topi biru dan baju safari berwarna cokelat turun dari pesawat. Kehadirannya langsung disambut oleh sejumlah pejabat tinggi negara.
Di antaranya adalah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Kepala BIN Muhammad Herindra, Panglima TNI Agus Subianto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.
Prabowo sempat berbincang singkat dengan para pejabat tersebut sebelum akhirnya meninggalkan lokasi bandara.
Kunjungan ke Rusia
Rusia menjadi negara pertama yang dikunjungi Prabowo dalam rangkaian lawatan ini, tepatnya pada Senin (13/4/2026). Dalam agenda tersebut, ia melakukan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa pertemuan antara kedua kepala negara berlangsung cukup intensif dan memakan waktu lama.
“Pertemuan kedua pemimpin berlangsung selama lima jam, diawali dua jam pertemuan bilateral, dilanjutkan tiga jam pertemuan tertutup empat mata,” kata Teddy melalui akun Instagram @sekretariat.kabinet, Senin (13/4/2026) malam.
Dalam diskusi tersebut, Indonesia dan Rusia mencapai sejumlah kesepakatan strategis, terutama di sektor energi dan sumber daya mineral.
“Peningkatan kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” ujarnya.
Selain sektor energi, kedua negara juga menyepakati penguatan kerja sama di bidang pendidikan, teknologi, pertanian, serta investasi industri di Indonesia.
Lanjutan ke Prancis
Setelah menyelesaikan agenda di Rusia, Prabowo melanjutkan kunjungan kerja ke Prancis. Di sana, ia bertemu Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée.
Pertemuan tersebut membahas penguatan hubungan bilateral di berbagai sektor strategis. Fokus utama kerja sama meliputi energi, pendidikan, komunikasi digital, hingga investasi jangka panjang.
Hubungan antara Prabowo dan Macron disebut telah terjalin cukup erat sejak Prabowo masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Kedekatan tersebut dinilai menjadi modal penting dalam memperluas kolaborasi antara Indonesia dan Prancis ke depan.
Lawatan ke dua negara besar tersebut menegaskan upaya pemerintah Indonesia dalam memperkuat posisi strategis di kancah global, khususnya dalam menarik investasi serta memastikan ketahanan energi nasional.



















































