Redaksi Pewarta.co.id
Sabtu, Mei 09, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Prabowo Resmikan Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo Hari Ini |
PEWARTA.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Gorontalo pada Sabtu (9/5/2026).
Dalam agenda tersebut, Prabowo akan meresmikan Kampung Nelayan Merah Putih yang berada di Kelurahan Leato, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo.
Informasi mengenai kedatangan Presiden disampaikan Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui keterangan resmi yang dirilis pada Jumat (8/5/2026).
Gubernur Gusnar Ismail memastikan persiapan penyambutan terus dilakukan, termasuk koordinasi bersama tim pengamanan.
“Kabar kedatangan beliau sudah kami terima sejak Selasa kemarin. Malam harinya, kami sudah melakukan rapat pimpinan untuk persiapan namun situasinya masih dinamis,” jelas Gusnar dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Persiapan peresmian kampung nelayan
Peresmian Kampung Nelayan Merah Putih menjadi agenda utama dalam kunjungan Presiden ke Gorontalo. Sejumlah persiapan pun telah dilakukan untuk memastikan acara berjalan lancar.
Gubernur Gusnar diketahui turut meninjau langsung kesiapan lokasi di kawasan Kelurahan Leato. Pemerintah daerah bersama instansi terkait memastikan sarana dan fasilitas di lokasi peresmian telah siap digunakan.
Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono juga telah lebih dulu mengunjungi lokasi Kampung Nelayan Merah Putih guna memeriksa kesiapan teknis sebelum agenda peresmian dilakukan Presiden.
Prabowo masih hadiri agenda KTT ASEAN
Sebelum bertolak ke Gorontalo, Presiden Prabowo masih berada di Cebu, Filipina hingga Jumat malam (8/5/2026).
Kepala negara menghadiri rangkaian agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48, termasuk kegiatan jamuan makan malam atau gala dinner bersama para pemimpin negara Asia Tenggara.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama regional di tengah tantangan global dan kawasan yang terus berkembang.
KTT ASEAN ke-48 sendiri mempertemukan para pemimpin negara anggota ASEAN untuk membahas berbagai isu strategis, mulai dari ekonomi, keamanan kawasan, hingga penguatan solidaritas antarnegara di Asia Tenggara.



















































