Viral ASN Surabaya Diduga Main Judi Online Saat Jam Kerja, Picu Kekesalan Publik

14 hours ago 7

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Minggu, November 30, 2025

Perkecil teks Perbesar teks

Viral ASN Surabaya Diduga Main Judi Online Saat Jam Kerja, Picu Kekesalan Publik
Viral ASN Surabaya Diduga Main Judi Online Saat Jam Kerja, Picu Kekesalan Publik

PEWARTA.CO.ID — Jagat media sosial kembali diramaikan oleh beredarnya sebuah video yang memperlihatkan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Surabaya diduga tengah asyik bermain judi online saat jam kerja.

Rekaman tersebut menyebar cepat di berbagai platform dan sontak memantik perbincangan warganet karena memperlihatkan perilaku yang dianggap tak pantas dilakukan seorang abdi negara.

Video yang mencuri perhatian itu pertama kali diunggah oleh akun Instagram @lambeturah.

Dalam rekaman, terlihat seorang pria berseragam khas ASN Pemkot Surabaya sedang duduk di sebuah ruangan yang pencahayaannya menyerupai suasana kantor pemerintahan.

Pria tersebut tampak fokus menatap layar ponselnya dan memainkan aplikasi yang disebut sebagai permainan judi online.

Lokasi pengambilan gambar diduga berada di area kantor Pemkot Surabaya.

Seorang sumber menyebutkan bahwa ruangan tersebut kemungkinan berada di kawasan Surabaya Raya Darmo, yang dikenal sebagai pusat aktivitas perkantoran milik pemerintah setempat.

Meski begitu, belum ada kepastian mengenai unit kerja atau identitas ASN tersebut.

Unggahan ini langsung dibanjiri komentar pedas dari warganet. Banyak yang mengecam tindakan sang oknum karena dinilai mencederai etika profesi dan mengabaikan tugas pelayanan publik.

Kolom komentar dipenuhi kritik tajam, termasuk prediksi bahwa kasus semacam ini biasanya berakhir tanpa sanksi berarti.

Salah satu pengguna Instagram, @umni******** menuliskan komentar yang ramai disorot:

“Paling abis ini klarifikasi, minta maap, selesai deh semua perkara.”

Komentar lain dari akun @smar*** juga menarik perhatian karena menuntut tindakan tegas:

“Lgs pecat jgn ksh ampun klo emg main judol... Ribuan org baik siap gantikan posisi oknum.”

Selain kritik terhadap pelaku, sejumlah pengguna juga menyoroti lemahnya pengawasan internal di lingkungan Pemkot Surabaya.

Mereka mempertanyakan bagaimana aktivitas mencurigakan tersebut bisa berlangsung di jam kerja tanpa diketahui atasan maupun pengawas yang bertanggung jawab.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota Surabaya belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait video viral tersebut.

Badan Kepegawaian Daerah (BKD) juga belum memberikan klarifikasi mengenai identitas ASN yang terekam maupun langkah penanganan yang akan diambil. Pemeriksaan internal kemungkinan baru dilakukan setelah video tersebut diverifikasi kebenarannya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |