Redaksi Pewarta.co.id
Sabtu, Februari 14, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Daihatsu Genjot Produksi 381 Ribu Unit Sepanjang 2025, Ekspor Tumbuh 13 Persen |
PEWARTA.CO.ID — Kinerja manufaktur otomotif nasional kembali menunjukkan tren positif. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat total produksi mencapai 381 ribu unit kendaraan sepanjang 2025. Angka tersebut mencerminkan kapasitas produksi yang stabil sekaligus meningkatnya permintaan dari dalam dan luar negeri.
Produksi ratusan ribu unit tersebut mencakup model Daihatsu untuk kebutuhan grup sendiri maupun kendaraan hasil kolaborasi dengan sejumlah mitra. Seluruh unit dirakit di fasilitas produksi Daihatsu di Indonesia yang berperan sebagai basis manufaktur sekaligus pusat suplai komponen untuk pasar domestik dan internasional.
Tidak hanya melayani konsumen Tanah Air, kendaraan produksi ADM juga dikirim ke berbagai negara. Sepanjang tahun 2025, ekspor kendaraan utuh atau completely built up (CBU) menembus lebih dari 124 ribu unit. Capaian itu meningkat sekitar 13 persen dibandingkan realisasi tahun 2024 yang berada di kisaran 110 ribu unit.
Ekspor tersebut menjangkau lebih dari 60 negara yang tersebar di kawasan ASEAN, Asia Selatan, Asia Timur, Timur Tengah, Afrika hingga Amerika Latin. Tiga negara dengan kontribusi ekspor terbesar adalah Filipina sebesar 34,8 persen, disusul Jepang 9,7 persen, serta Meksiko 8,6 persen.
Direktur Marketing dan Corporate Communication PT ADM, Agung Handayani, menyebut pertumbuhan ekspor tersebut menjadi indikator kuat daya saing produk manufaktur Indonesia di kancah global.
“Capaian ekspor ini mencerminkan kepercayaan pasar global terhadap kualitas produksi Daihatsu di Indonesia," kata Direktur Marketing dan Corporate Communication PT ADM, Agung Handayani, di Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, kepercayaan tersebut tidak terlepas dari konsistensi perusahaan dalam menjaga standar kualitas produksi. Selain itu, penguatan rantai pasok lokal juga menjadi fokus utama guna mendukung keberlanjutan industri otomotif nasional.
Ia menambahkan, perusahaan akan terus mendorong peningkatan kualitas manufaktur dan optimalisasi supply chain dalam negeri agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan sektor otomotif Indonesia.
Dari sisi penjualan domestik, Daihatsu juga mencatat performa yang cukup solid. Sepanjang 2025, penjualan ritel mencapai 137.835 unit. Dengan capaian tersebut, Daihatsu berhasil menguasai pangsa pasar sebesar 16,5 persen dari total penjualan ritel nasional yang tercatat sekitar 834 ribu unit.
Posisi tersebut semakin mempertegas konsistensi Daihatsu di pasar otomotif nasional. Selama 17 tahun berturut-turut, merek ini mampu mempertahankan posisi sebagai pemain nomor dua dalam penjualan otomotif nasional.
“Pencapaian ini menjadi penguat konsistensi Daihatsu dalam mempertahankan posisi nomor 2 penjualan otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut," kata Sri Agung.
Kinerja produksi, ekspor, dan penjualan ritel sepanjang 2025 menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia masih memiliki daya tahan di tengah dinamika ekonomi global. Dengan strategi penguatan kualitas, perluasan pasar ekspor, serta optimalisasi rantai pasok domestik, Daihatsu optimistis mampu menjaga tren positif tersebut pada tahun-tahun mendatang.



















































