Full Video Nay TikTok Diduga Tersebar, Benarkah Ada Versi Lengkap Konten yang Disebut 'Pink Banget' Oleh Netizen?

18 hours ago 15

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, Februari 13, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Full Video Nay TikTok Diduga Tersebar, Benarkah Ada Versi Lengkap Konten yang Disebut 'Pink Banget' Oleh Netizen?
Full Video Nay TikTok Diduga Tersebar, Benarkah Ada Versi Lengkap Konten yang Disebut 'Pink Banget' Oleh Netizen?

PEWARTA.CO.ID — Jagat TikTok kembali diramaikan oleh kabar viral yang menyeret nama seorang kreator konten, Nay.

Sosok yang dikenal aktif membagikan video dance itu mendadak menjadi perbincangan setelah muncul isu terkait dugaan video blunder bertajuk “Pink Banget” yang disebut-sebut beredar luas di media sosial.

Dalam beberapa hari terakhir, pencarian terkait nama Nay melonjak tajam. Kata kunci yang mengandung embel-embel “video blunder” hingga “pink banget” mendominasi kolom pencarian TikTok.

Sejumlah akun anonim pun ikut mengunggah potongan gambar maupun video singkat dengan narasi provokatif yang memancing rasa penasaran publik.

Fenomena ini membuat nama Nay kembali mencuat. Padahal sebelumnya, ia lebih dikenal sebagai kreator konten dance yang konsisten mengikuti tren lagu serta sound populer di TikTok. Gaya khas Gen Z yang enerjik dengan gerakan sinkron dan ekspresi ekspresif menjadi ciri utama kontennya.

Namun, arah pembicaraan publik berubah drastis. Narasi yang berkembang tidak lagi berfokus pada kreativitas konten, melainkan pada dugaan adanya video pribadi yang disebut-sebut sebagai “video blunder”.

Isu tersebut menyebar cepat melalui kolom komentar, unggahan ulang (repost), hingga meluas ke platform lain seperti X dan berbagai grup percakapan daring.

MASIH TERKAIT!

Heboh Link Videy Nay TikTok 5 Menit, Ramai Komentar Netizen Disebut Pink Banget

Link “Pink Banget” diklaim beredar

Seiring viralnya isu, berbagai tautan bermunculan dan diklaim berisi video asli yang dimaksud. Link tersebut tersebar melalui TikTok, X, hingga pesan berantai di aplikasi perpesanan.

Namun, pakar keamanan siber mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan mengeklik tautan yang belum jelas sumbernya. Banyak kasus serupa sebelumnya terbukti sebagai modus phishing, yakni upaya pencurian data pribadi dengan mengarahkan korban ke situs palsu.

Biasanya, pengguna akan diminta untuk memasukkan informasi login media sosial atau mengunduh aplikasi tertentu. Jika data tersebut diberikan, risiko peretasan akun hingga pencurian informasi sensitif menjadi ancaman nyata.

Fenomena penyebaran link semacam ini kerap memanfaatkan momentum viral untuk menjebak pengguna yang terdorong rasa penasaran. Alih-alih mendapatkan informasi yang dicari, korban justru bisa kehilangan akses akun atau mengalami kebocoran data pribadi.

RELEVAN DIBACA!

Viral Video Nay TikTok Durasi 5 Menit Diduga Bocor dan Beredar di Medsos, Waspada Tautan Palsu

Akun anonim baru bermunculan

Di tengah ramainya isu, sejumlah akun dengan nama menyerupai Nay mulai bermunculan. Nama-nama seperti “NAY VIRAL”, “nay viral tiktok”, hingga “Nay Blunder Viral” terlihat aktif mengunggah konten dengan embel-embel viral.

Sebagian besar akun tersebut hanya membagikan ulang konten lama atau memanfaatkan kata kunci populer untuk menarik perhatian. Strategi ini umum terjadi saat suatu topik tengah trending.

Dengan memanfaatkan algoritma platform yang mendorong konten berdasarkan kata kunci populer, akun-akun imitasi dapat dengan cepat memperoleh jangkauan luas dan menambah jumlah pengikut secara instan.

MENARIK JUGA DIBACA!

Video Nay TikTok 5 Menit Gemparkan Jagat Medsos, Awas Ancaman Phishing Mengintai

Belum ada klarifikasi resmi

Hingga artikel ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pihak Nay yang mengonfirmasi kebenaran isu video tersebut. Informasi yang beredar masih bersifat spekulatif dan sebagian besar berasal dari akun pihak ketiga yang belum terverifikasi.

Kondisi ini menunjukkan betapa cepatnya reputasi digital dapat terpengaruh oleh arus informasi yang belum tentu benar. Dalam era media sosial yang serba cepat, satu narasi viral dapat menyebar luas sebelum fakta sebenarnya terungkap.

Warganet pun diimbau untuk lebih bijak dalam menyikapi isu yang beredar. Tidak mudah terpancing rasa penasaran dan tidak sembarangan mengeklik tautan mencurigakan menjadi langkah sederhana namun penting untuk melindungi diri.

Di tengah derasnya gelombang viralitas, keamanan data pribadi tetap harus menjadi prioritas. Jangan sampai rasa ingin tahu justru membuka pintu bagi kejahatan digital yang merugikan.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |