Karhutla Gunung Wilis Belum Padam, Medan Curam Bikin Petugas Kesulitan Capai Titik Api

4 hours ago 2

Karhutla Gunung Wilis masih menyala di puncak, sementara medan curam dan sulit dijangkau menghambat upaya pemadaman petugas.

Redaksi PEWARTA

Oleh Redaksi PEWARTA

Minggu, September 20, 2026

karhutla Gunung Wilis di Nganjuk
Kebakaran Gunung Wilis masih belum padam dan petugas mengalami kesulitan untuk memadamkan karena medan yang curam. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Wilis, Desa Ngliman, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, masih belum sepenuhnya padam hingga Sabtu, 19 September 2026.

Titik api yang tersisa berada di kawasan puncak gunung dengan kondisi medan sangat curam dan sulit dijangkau. Situasi tersebut menjadi kendala utama bagi petugas gabungan dalam melakukan pemadaman secara langsung.

Api masih menyala di kawasan puncak

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan kebakaran telah berlangsung sejak Rabu, 16 September 2026.

Area yang terdampak berada di Petak 24, RPH Gedangklutuk, BKPH Pace, KPH Kediri.

"BPBD Nganjuk bersama tim gabungan melaksanakan pemadaman dengan membuat skat bakar atau ilaran," kata Berton dalam keterangan resminya, Sabtu, 19 September 2026.

Selain membangun sekat bakar, tim gabungan juga memanfaatkan drone penyemprot milik Dinas Pertanian untuk membantu upaya pengendalian api.

Sementara itu, kebakaran di Petak 47B, RPH Kare, BKPH Wilis Utara telah berhasil dipadamkan pada Jumat, 18 September 2026.

Namun, titik api di kawasan puncak Gunung Wilis masih belum seluruhnya berhasil dikendalikan.

"Api yang saat ini masih menyala berada di puncak Gunung Wilis dengan medan yang sangat curam dan sulit untuk dijangkau," ujarnya.

Sekitar dua hektare api berhasil dipadamkan

Dari area yang terbakar, tim gabungan diperkirakan telah berhasil memadamkan api di sekitar dua hektare lahan.

Meski sebagian area telah tertangani, proses pemadaman dan pengendalian karhutla masih berlanjut karena api di kawasan puncak belum sepenuhnya padam.

BNPB memastikan petugas tetap melakukan penanganan untuk mencegah api meluas. Strategi pengendalian dilakukan meski akses menuju lokasi kebakaran di puncak Gunung Wilis menghadapi hambatan medan.

BNPB ingatkan bahaya pembakaran saat kemarau

BNPB mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Masyarakat diminta tidak membakar sampah maupun membuka lahan dengan cara dibakar karena tindakan tersebut dapat memicu dan memperluas karhutla.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |