PSSI serius menatap FIFA ASEAN Cup 2026 setelah Timnas Indonesia gagal di Piala AFF. Kondisi pemain jadi perhatian utama jelang turnamen.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Selasa, Agustus 11, 2026
![]() |
| PSSI menaruh perhatian serius terhadap persiapan Timnas Indonesia menuju FIFA ASEAN Cup 2026 setelah gagal di Piala AFF. (Dok. Ist) |
PEWARTA.CO.ID — Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke semifinal Piala AFF 2026 tidak membuat PSSI ingin berlama-lama dalam kekecewaan. Federasi sepak bola Indonesia itu kini mengarahkan perhatian pada FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan menjadi agenda penting berikutnya bagi Skuad Garuda.
Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menegaskan bahwa kondisi pemain menjadi perhatian utama. Menurutnya, para pemain perlu dijaga, baik dari sisi fisik maupun mental, agar dapat menghadapi rangkaian agenda Timnas Indonesia berikutnya.
Timnas Indonesia sebelumnya harus mengakhiri kiprahnya di ASEAN Hyundai Cup atau Piala AFF 2026 pada fase grup. Rizky Ridho dan kawan-kawan hanya mengumpulkan dua kemenangan, satu hasil imbang, serta satu kekalahan.
Hasil tersebut membuat Skuad Garuda menempati posisi ketiga klasemen grup sehingga tidak berhak melanjutkan perjalanan ke semifinal.
PSSI tetap mengapresiasi perjuangan Timnas Indonesia
Meski hasil akhirnya tidak sesuai harapan, Yunus menilai perjuangan Timnas Indonesia tetap patut diapresiasi. Salah satu pertimbangannya adalah Skuad Garuda tidak tampil dengan komposisi terbaik karena sejumlah pemain inti absen dalam turnamen tersebut.
Kegagalan di Piala AFF kemudian membuat Timnas Indonesia menjadi perhatian suporter. Namun, PSSI berharap hasil tersebut tidak membuat para pemain larut dalam keterpurukan.
Pasalnya, agenda berikutnya sudah menanti. Timnas Indonesia akan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober.
Yunus menilai turnamen tersebut memiliki arti penting karena membawa label FIFA. Karena itu, ia meminta kondisi pemain tetap dijaga agar tidak mengalami cedera sebelum menghadapi agenda besar tersebut.
“Ini (FIFA ASEAN Cup 2026) juga bagian dari gengsi negara kita karena ada label FIFA-nya. Nah, yang berikutnya juga kita tidak mau mereka cedera,” tutur Yunus di Jakarta, Senin (10/8/2026).
Agenda Timnas Indonesia masih panjang
Setelah FIFA ASEAN Cup 2026, perjalanan Timnas Indonesia belum berhenti. Skuad Garuda juga akan menghadapi FIFA Matchday pada November sebelum kemudian bersiap menghadapi Piala Asia 2027.
PSSI pun menilai kondisi pemain menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi rangkaian pertandingan tersebut. Federasi berharap Timnas Indonesia dapat memperoleh hasil positif dalam berbagai kompetisi yang akan datang.
“Kemudian juga kita akan ada FIFA Matchday yang nanti akan diumumkan oleh Ketua Umum, negara mana, dan, mudah-mudahan negara yang peringkatnya, bahkan negara yang ikut di Piala Dunia, nanti Ketua Umum yang akan mengumumkan,” ungkap Yunus.
Suporter diminta ikut menjaga pemain
Di tengah rangkaian agenda yang padat, PSSI juga meminta dukungan dari masyarakat dan suporter Timnas Indonesia. Yunus berharap kritik terhadap pemain tidak disampaikan secara berlebihan, terutama setelah kegagalan di Piala AFF 2026.
Menurutnya, pemain tetap perlu mendapatkan apresiasi atas perjuangan yang telah diberikan. Dukungan tersebut dinilai penting karena Timnas Indonesia masih memiliki sejumlah turnamen besar yang harus dihadapi.
“Kemudian juga kita di bulan Januari ada AFC (Piala Asia 2027). Jadi, hal yang penting bagi kami, kami tetap memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pemain. Dan, di waktu bersamaan juga kami berharap teman-teman netizen, suporter, untuk tidak mencela atau memberikan kritikan yang pedas kepada pemain. Kita jaga mereka, karena kita punya event-event yang besar di waktu-waktu yang akan datang,” tuturnya.



















































