Richard Lee Yakin Bebas, Sebut Produk White Tomato yang Dipermasalahkan Bukan dari Toko Resmi

12 hours ago 9

Richard Lee optimistis bebas usai sidang. Produk White Tomato, saksi Doktif, dan toko resmi jadi sorotan persidangan.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, Agustus 07, 2026

richard lee optimistis bebas usai sidang white tomato bukan dari toko resmi
Richard Lee optimistis dapat dibebaskan setelah sidang dan menegaskan produk White Tomato yang disengketakan bukan berasal dari toko resminya. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Richard Lee menyatakan optimistis dapat memperoleh putusan bebas dalam perkara dugaan pelanggaran hak konsumen dan Undang-Undang Kesehatan yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang. Keyakinan itu muncul setelah sidang yang digelar pada 6 Agustus 2026 menghadirkan sejumlah saksi dari jaksa penuntut umum (JPU).

Menurut Richard, terdapat berbagai kejanggalan dalam keterangan para saksi yang disampaikan di ruang sidang. Hal tersebut menjadi salah satu alasan dirinya dan tim kuasa hukum semakin percaya diri menghadapi proses hukum selanjutnya.

Kuasa hukum siapkan puluhan pertanyaan

Kuasa hukum Richard Lee, Faizal Hafied, mengatakan pihaknya tetap berpegang pada ketentuan hukum serta bukti yang tersedia selama persidangan berlangsung. Ia juga menilai ada dugaan rekayasa dan kebohongan dalam keterangan yang diberikan oleh sejumlah saksi.

Untuk itu, tim pembela telah menyiapkan strategi menghadapi sidang berikutnya dengan menyusun puluhan pertanyaan yang akan diajukan kepada para saksi.

“Kami sedang menyiapkan pertanyaan untuk sidang minggu depan. Tadi baru 30 dari target 95 pertanyaan,” imbuhnya.

Soroti keberadaan Richard saat dugaan perkara terjadi

Dalam persidangan, tim kuasa hukum kembali menegaskan posisi Richard Lee pada waktu yang disebut dalam dugaan tindak pidana. Berdasarkan catatan perjalanan yang dimiliki, Richard disebut sedang berada di luar negeri.

Faizal menyampaikan bahwa pada tanggal yang tercantum dalam laporan, kliennya tidak berada di Indonesia, melainkan berada di Singapura.

“Sangat menguntungkan ya. Pada 12 Oktober 2026, Richard tidak ada di Indonesia, karena sedang di Singapura. Jadi tidak ada peristiwa pidana sehingga harus bebas!” ujar Faisal.

Richard Lee bantah produk berasal dari toko resminya

Setelah sidang selesai, Richard Lee kembali menegaskan bahwa produk White Tomato yang menjadi pokok sengketa bukan dibeli dari toko resmi miliknya. Ia menyebut produk tersebut berasal dari pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

“Satu hal yang pasti, saya sudah sangat fix tentang ini bahwa saksi Samira alias Dokter Detektif membeli produk yang dipermasalahkan bukan dari toko resmi saya. Itu fix ya, bukan produk dari toko saya,” kata sang dokter.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |