SautKat Rilis Single 'Setidaknya', Kisah Bertahan dari Rutinitas Lewat Hal-hal Sederhana

21 hours ago 17

SautKat merilis single berjudul 'Setidaknya', lagu tentang bertahan dari rutinitas lewat hal-hal sederhana menjelang hadirnya EP 'Meledak'.

Redaksi PEWARTA

Oleh Redaksi PEWARTA

Jumat, Agustus 28, 2026

sautkat merilis single setidaknya tentang bertahan dari rutinitas sehari-hari
SautKat merilis single kedua 'Setidaknya' yang mengangkat cerita tentang menemukan alasan kecil untuk bertahan di tengah rutinitas. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — SautKat resmi merilis single kedua berjudul “Setidaknya” pada Jumat, 14 Agustus 2026. Lagu ini mengangkat kisah tentang bertahan dari rutinitas sehari-hari dengan menemukan arti dari hal-hal sederhana yang kerap terlewatkan.

“Setidaknya” menjadi salah satu materi yang akan mengisi EP “Meledak”, yang dijadwalkan hadir pada September 2026 bersama single pertama mereka, “Lagi&Lagi”.

Bagi SautKat, optimisme dalam lagu ini tidak digambarkan melalui peristiwa besar. Ceritanya justru bertumpu pada momen kecil, seperti mendapat kursi di transportasi umum, menyelesaikan pekerjaan tanpa revisi, hingga menemukan nasi hangat ketika tiba di rumah.

Bagian verse membawa pendengar ke dalam rutinitas urban yang berulang dan melelahkan. Deadline pekerjaan, perjalanan pulang, kebutuhan akan validasi sosial melalui olahraga, hingga menggunakan sisa uang demi sedikit kebahagiaan menjadi bagian dari cerita yang membangun suasana lagu.

Chorus kemudian menjadi titik ketika kata “setidaknya” berulang sebagai pengingat bahwa masih ada hal kecil yang bisa disyukuri. Salah satu gambaran itu muncul melalui lirik, “setidaknya aku bisa beli kopi paling murah, duduk di depan gerai persis saat ku hampir menyerah.”

Secara musikal, “Setidaknya” menandai arah berbeda dalam perjalanan SautKat. Jika karya sebelumnya memiliki karakter synth, kali ini gitar mengambil peran utama dan menjadikan lagu tersebut sebagai karya guitar-driven pertama mereka.

Dimas, gitaris sekaligus komposer SautKat, menggandeng Tebo dari Pixy Plum, Heckt, dan Egon Spangler untuk menyempurnakan komposisi. Pendekatan yang digunakan mengarah pada ambience, spatial, dan dreamy sound dengan atmosfer dream pop serta ambient.

Tekstur gitar dalam lagu ini juga menghadirkan bunyi yang menyerupai metronome. Elemen tersebut menciptakan kesan repetitif dan playful, sementara riff gitar menjadi salah satu penyangga utama komposisi.

Pada bagian klimaks, harmoni vokal disusun semakin berlapis dan membuat penutup lagu terasa lebih padat. Di tengah perkembangan komposisi tersebut, “Setidaknya” tetap menyisakan nuansa gelisah dengan atmosfer yang sesekali terasa eerie.

Dengan durasi hampir lima menit, lagu ini tidak terburu-buru menuju bagian hook. Atmosfer, tekstur gitar, pengulangan chorus, dan harmoni vokal dibangun secara bertahap untuk mengikuti cerita tentang rutinitas yang terus berulang.

“Setidaknya” dirilis sekitar tiga bulan setelah debut maxi SautKat, “Katakan-Lagi”. Single ini menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju EP “Meledak”, sekaligus menunjukkan eksplorasi musikal SautKat yang semakin mengarah pada formula mereka sendiri.

Pada akhirnya, “Setidaknya” tidak mencoba memberikan jawaban besar tentang cara menghadapi hidup. Lagu ini memilih mengumpulkan alasan kecil untuk tetap melanjutkan hari.

Single “Setidaknya” karya SautKat telah tersedia sejak 14 Agustus 2026 di seluruh platform streaming digital.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |