BNPB Kirim Bantuan ke Pulau Sukun, Jangkau 300 KK Terdampak Gempa Flores

15 hours ago 16

BNPB kirim bantuan ke Pulau Sukun untuk 300 KK terdampak gempa Flores, termasuk Starlink, obat-obatan, dan paket medis.

Redaksi PEWARTA

Oleh Redaksi PEWARTA

Senin, Agustus 24, 2026

BNPB menyalurkan bantuan ke warga terdampak gempa di Pulau Sukun
Tim BNPB mengirim bantuan logistik, perangkat komunikasi satelit, serta kebutuhan medis ke Desa Samporong di Pulau Sukun. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali mengirim bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi magnitudo 7,7 Flores di Pulau Sukun, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Penyaluran bantuan kali ini menyasar Desa Samporong, Kecamatan Alok, dengan sekitar 300 kepala keluarga (KK) terdampak yang menjadi bagian dari sasaran penanganan darurat.

Bantuan tersebut mencakup logistik, kebutuhan medis, obat-obatan, serta perangkat internet berbasis satelit Starlink untuk mengatasi keterbatasan komunikasi di wilayah kepulauan.

Bantuan BNPB menjangkau Pulau Sukun

Direktur Penanganan Darurat Wilayah III BNPB Nelwan Harahap mengatakan kedatangan tim ke Pulau Sukun dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak tetap tertangani.

“Hari ini kedua kalinya kami datang untuk memastikan masyarakat tertangani dengan baik dan tidak berkekurangan,” kata Nelwan, Minggu (23/8/2026).

Pengiriman bantuan dilakukan menggunakan helikopter Kementerian Perhubungan. Helikopter tersebut mendarat di lapangan Desa Samporong dan kedatangan tim BNPB disambut oleh masyarakat yang telah menunggu.

Kondisi wilayah kepulauan membuat proses penanganan darurat menghadapi tantangan tersendiri, terutama dalam akses komunikasi dan pemenuhan pelayanan dasar bagi masyarakat terdampak.

Starlink bantu pulihkan komunikasi warga

Salah satu bantuan yang dibawa BNPB adalah perangkat internet berbasis satelit Starlink. Dukungan tersebut menjadi penting karena jaringan komunikasi di Pulau Sukun masih terbatas.

Sebelum tersedia jaringan satelit, warga harus mendatangi wilayah dengan dataran yang lebih tinggi agar dapat memperoleh sinyal untuk berkomunikasi dengan keluarga maupun pihak di luar pulau.

Dengan adanya akses internet berbasis satelit, komunikasi di wilayah terdampak diharapkan menjadi lebih mudah dan stabil selama masa penanganan darurat.

Jaringan tersebut juga dapat membantu koordinasi antara masyarakat, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan unsur penanganan darurat ketika menyampaikan informasi maupun mengidentifikasi kebutuhan warga.

Obat-obatan turut dikirim ke wilayah terdampak

Selain dukungan komunikasi, BNPB membawa paket medis dan obat-obatan untuk membantu memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat di Pulau Sukun.

Bantuan tersebut akan mendukung tenaga kesehatan yang sebelumnya telah berada di lokasi agar pelayanan kesehatan serta pemenuhan kebutuhan obat bagi warga terdampak dapat terus berjalan.

“Kami juga membawa titipan obat-obatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka untuk disampaikan di daerah terdampak ini,” ujar Nelwan.

Penyaluran bantuan ke pulau terluar tersebut menjadi bagian dari upaya BNPB memastikan penanganan darurat tidak berhenti di wilayah daratan, tetapi turut menjangkau masyarakat yang menghadapi kendala akses dan komunikasi akibat kondisi geografis.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |