Gempa NTT dan Karhutla Kalimantan Ditangani Bersamaan, Pemerintah Kirim Bantuan Besar-besaran

5 hours ago 4

Gempa NTT dan karhutla Kalimantan ditangani pemerintah secara terpadu dengan pengiriman logistik dan 500 pompa air untuk warga terdampak.

Redaksi PEWARTA

Oleh Redaksi PEWARTA

Selasa, Agustus 25, 2026

pesawat tni au membawa bantuan untuk gempa ntt dan karhutla kalimantan
Pesawat TNI AU membawa bantuan logistik untuk penanganan gempa NTT dan peralatan pemadaman karhutla Kalimantan. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Pemerintah mempercepat penanganan gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dengan mengirimkan bantuan logistik serta peralatan penanggulangan bencana secara bertahap.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan seluruh bantuan harus benar-benar diterima warga yang terdampak. Arahan Presiden Prabowo Subianto, kata dia, menekankan penanganan bencana secara cepat, terpadu, dan tepat sasaran.

“Arahan Presiden Prabowo sangat jelas, penanganan harus dilakukan secara cepat dan terpadu, serta setiap unsur harus memastikan bantuan logistik benar-benar sampai dan diterima masyarakat yang membutuhkan,” ujar Teddy, dikutip Selasa (25/8/2026).

Bantuan logistik untuk NTT

Sebagai bagian dari tindak lanjut penanganan bencana, enam pesawat TNI Angkatan Udara (TNI AU) diberangkatkan pada Senin (24/8/2026) pagi menuju sejumlah wilayah.

Tiga pesawat diarahkan ke Labuan Bajo dan Maumere, NTT, dengan membawa 31 ton logistik siap makan. Bantuan tersebut terdiri atas biskuit, wafer, protein bar, roti, kebutuhan pangan lainnya, serta mainan untuk anak-anak terdampak bencana.

Pengiriman bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah terdampak gempa.

Ratusan pompa dikirim ke Kalimantan

Tiga pesawat TNI AU lainnya membawa peralatan untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan. Pesawat tersebut menuju Pontianak, Palangka Raya, dan Banjarmasin dengan membawa 500 unit mesin pompa air.

Pengiriman 500 pompa itu merupakan bagian dari total 2.000 unit yang akan dikirim secara bertahap. Setiap pompa dilengkapi selang atau pipa sepanjang satu kilometer untuk membantu proses pemadaman, terutama di kawasan lahan gambut.

Pengamat dari Anagata Institute, Irsyad Mohammad, mengapresiasi langkah Teddy dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo terkait penanganan karhutla di Kalimantan.

"Penanganan bencana harus menjadi prioritas bersama tanpa memperdebatkan perbedaan pandangan politik," kata Irsyad kepada wartawan, dikutip Selasa (25/8/2026).

Menurut Irsyad, kebakaran hutan memiliki dampak luas, termasuk terhadap keanekaragaman hayati dan kelangsungan hidup orangutan yang semakin terancam punah.

Ia berharap kebakaran hutan tidak kembali terjadi serta pemerintah dapat menangani bencana secara maksimal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Teddy memastikan penyaluran bantuan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan yang ditemukan di lapangan. Pemerintah bersama unsur terkait juga berkomitmen terus hadir agar masyarakat yang terdampak bencana tidak menghadapi situasi tersebut sendirian.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |