Hammad Hendra
Minggu, Maret 15, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Harga BBM subsidi aman! Purbaya tegaskan tak ada rencana kenaikan meski harga minyak dunia naik. (Dok. Okezone) |
PEWARTA.CO.ID — Pemerintah memastikan belum ada rencana untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi dalam waktu dekat.
Keputusan ini diambil meski harga minyak mentah global mengalami kenaikan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah tetap mempertahankan kebijakan subsidi BBM yang berlaku saat ini.
Langkah tersebut diambil untuk menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen sekaligus melindungi daya beli masyarakat.
"Sampai sekarang belum ada kebijakan untuk mengubah subsidi BBM, dalam pengertian menaikkan harga BBM," ujar Purbaya di Pasar Tanah Abang.
Pemerintah pastikan stok energi aman
Pemerintah optimistis kebijakan mempertahankan harga BBM subsidi masih dapat dijalankan.
Hal ini didukung oleh kondisi cadangan energi dalam negeri yang dinilai masih berada pada level aman.
Informasi tersebut juga telah dikonfirmasi oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang menyatakan bahwa stok energi nasional saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik.
Purbaya menjelaskan bahwa walaupun harga minyak dunia sedang mengalami fluktuasi, secara kumulatif rata-rata harganya masih berada di bawah batas asumsi maksimal yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Dengan kondisi tersebut, pemerintah menilai ruang fiskal negara masih cukup kuat untuk menahan dampak kenaikan harga energi global tanpa harus langsung membebankan biaya tambahan kepada masyarakat.
Pemerintah pantau kondisi energi global
Pemerintah akan terus memantau perkembangan pasar energi internasional secara intensif, terutama dalam beberapa minggu hingga satu bulan ke depan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas ekonomi nasional tetap terjaga di tengah dinamika global yang tidak menentu.
Purbaya juga meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak khawatir berlebihan terhadap gejolak harga energi global.
Ia menegaskan bahwa Indonesia telah memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi fluktuasi harga minyak dunia.
"Anda percaya saja, saya cukup pintar, kok. Kita sudah mengalami harga minyak tinggi berapa kali, kan? Banyak. Enggak hancur negaranya, kan? Kenapa? Karena kebijakannya pas," pungkasnya.
Melalui kebijakan fiskal yang terukur, pemerintah berupaya menjaga stabilitas ekonomi domestik tanpa harus mengambil langkah drastis yang berpotensi memicu inflasi tinggi di tengah masyarakat.



















































