Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Naik, Avtur Mahal jadi Penyebabnya

5 hours ago 5

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Rabu, April 08, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Naik, Avtur Mahal jadi Penyebabnya
Harga Tiket Pesawat Garuda Indonesia Naik, Avtur Mahal jadi Penyebabnya

PEWARTA.CO.ID — Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi menaikkan harga tiket pesawat seiring meningkatnya biaya bahan bakar avtur yang menjadi salah satu komponen utama operasional penerbangan.

Kenaikan harga avtur yang dipicu dinamika global, termasuk ketidakpastian geopolitik, membuat biaya operasional maskapai ikut terdongkrak.

Kondisi ini mendorong Garuda Indonesia untuk melakukan penyesuaian tarif demi menjaga keberlangsungan layanan penerbangan.

Langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah melalui KM 83 Tahun 2026 yang mengatur penyesuaian komponen biaya tambahan (fuel surcharge) pada tarif penumpang kelas ekonomi domestik.

Selain itu, pemerintah turut menyiapkan stimulus berupa Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11 persen yang ditanggung pemerintah.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan menyampaikan bahwa kebijakan ini diambil sebagai upaya menjaga keseimbangan antara operasional maskapai dan keterjangkauan layanan bagi masyarakat.

"Kebijakan ini merupakan langkah strategis dalam menjaga keseimbangan antara keberlangsungan operasional maskapai dan aksesibilitas layanan transportasi udara bagi masyarakat, sekaligus mendukung stabilitas ekosistem industri aviasi nasional," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (8/4/2026).

Penyesuaian tarif dilakukan secara terukur

Garuda Indonesia menegaskan bahwa kenaikan harga tiket pesawat tidak dilakukan secara sembarangan. Penyesuaian tarif dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan kondisi pasar dan kemampuan masyarakat.

Maskapai juga memastikan seluruh kebijakan tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, dengan mengedepankan transparansi serta prinsip kehati-hatian. Evaluasi tarif akan terus dilakukan mengikuti perkembangan harga avtur yang masih fluktuatif.

"Evaluasi akan dilakukan secara berkala seiring dengan perkembangan harga avtur yang terus bergerak dinamis," tutur Glenny.

Strategi mitigasi di tengah tekanan industri

Tidak hanya menaikkan tarif, Garuda Indonesia juga menyiapkan langkah strategis lain guna menjaga kinerja operasional. Salah satunya melalui pengkajian ulang frekuensi serta jadwal penerbangan pada sejumlah rute.

Upaya ini dilakukan untuk menjaga efisiensi kapasitas sekaligus memastikan operasional tetap berjalan optimal di tengah tekanan industri penerbangan yang masih berlangsung.

Tetap jaga layanan dan konektivitas

Ke depan, Garuda Indonesia akan terus memantau perkembangan global dan kondisi industri penerbangan. Penyesuaian kebijakan akan dilakukan secara adaptif agar keseimbangan antara keberlanjutan bisnis dan kebutuhan masyarakat tetap terjaga.

Sebagai maskapai 'pembawa bendera negara', Garuda Indonesia berkomitmen menghadirkan layanan penerbangan yang aman, andal, dan tetap mendukung konektivitas nasional bagi seluruh lapisan masyarakat.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |