Kronologi penemuan jenazah Jubir Otorita IKN Troy Pantouw di Rusun ASN IKN. Troy Pantouw ditemukan meninggal setelah kamar dibuka petugas damkar.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Minggu, Juli 26, 2026
![]() |
| Kronologi Penemuan Jenazah Jubir Otorita IKN Troy Pantouw, Kamar Rusun Terpaksa Dibuka Damkar |
PEWARTA.CO.ID — Juru Bicara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Troy Harold Yohanes Pantouw, ditemukan meninggal dunia di kamar tempat tinggalnya di Rumah Susun (Rusun) ASN 3 Tower 6, Kota Nusantara, pada Sabtu (25/7/2026). Proses evakuasi berlangsung setelah petugas harus membuka akses kamar yang terkunci dari dalam dengan bantuan pemadam kebakaran.
Peristiwa tersebut bermula ketika petugas kebersihan datang untuk melakukan pembersihan rutin sekitar pukul 13.47 Wita. Namun, pintu kamar nomor 102 tidak dapat dibuka dan penghuni di dalamnya juga tidak memberikan respons meski sudah beberapa kali dipanggil.
Petugas damkar membantu membuka akses kamar
Kapolresta IKN Kombes Pol. Supriyanto menjelaskan, laporan dari petugas kebersihan segera ditindaklanjuti oleh kepolisian dengan berkoordinasi bersama petugas pemadam kebakaran.
"Dapat kami jelaskan hari ini 25 Juli 2026 sekira pukul 13.47 dapat laporan dari pihak masyarakat IKN terkait salah satu kamar di Rusun ASN 3 Tower 6 lantai 1 kamar 102. Saat akan dilakukan pembersihan tidak bisa dibuka. Kita lalu koordinasi dengan damkar untuk dibuka. Kami buka lewat jendela, dari jendela terlihat seorang laki-laki berinisial TP dalam kondisi tidak bernyawa," kata Supriyanto.
Setelah akses berhasil dibuka melalui jendela, petugas memastikan pria berinisial TP yang berada di dalam kamar telah meninggal dunia.
Dokter menyatakan meninggal karena penyebab alami
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, menyampaikan bahwa Troy sempat dibawa ke RS Hermina IKN untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Troy dinyatakan meninggal dunia pada pukul 14.25 Wita akibat penyebab alami.
Thomas juga menjelaskan, pemeriksaan fisik awal tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun hal lain yang mencurigakan pada tubuh almarhum.
Selain itu, pihak keluarga menginformasikan bahwa Troy memiliki riwayat hipertensi dan selama ini rutin mengonsumsi obat untuk mengendalikan kondisinya.
Jenazah diterbangkan ke Jakarta
Setelah seluruh proses administrasi di RS Hermina IKN selesai dilakukan, jenazah Troy diberangkatkan ke Jakarta untuk disemayamkan di rumah duka.
Kepergian Troy Pantouw meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Otorita IKN. Almarhum dikenal sebagai salah satu pejabat generasi awal yang turut terlibat dalam proses pembangunan Ibu Kota Nusantara sejak tahap awal pengembangan kawasan.



















































