Prabowo Klaim Banyak Negara Belajar Program MBG ke Indonesia

11 hours ago 18

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Kamis, April 30, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Prabowo Klaim Banyak Negara Belajar Program MBG ke Indonesia
Prabowo Sebut Banyak Negara Belajar Program MBG ke Indonesia

PEWARTA.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai mendapat perhatian dari berbagai negara. Menurutnya, sejumlah negara kini menjadikan program MBG Indonesia sebagai bahan pembelajaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam agenda groundbreaking proyek hilirisasi nasional tahap II di Refinery Unit IV Cilacap, Jawa Tengah, sebagaimana dikutip pada Kamis (30/4/2026).

“Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita. Banyak belajar MBG ke kita. Di mana ada negara bisa memberi makan lebih 60 juta orang, ya kan? Lima kali seminggu yang ibu-ibu hamil diantar makan. Orang-orang tua, lansia yang tidak berdaya diantar makan,” ujar Prabowo.

Program MBG disebut bantu petani dan nelayan

Prabowo menekankan pemerintah tetap berkomitmen melanjutkan program MBG meskipun masih ada sejumlah kekurangan dalam pelaksanaannya. Ia memastikan evaluasi dan perbaikan akan terus dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Menurut Kepala Negara, keberadaan MBG juga memberi dampak positif bagi sektor pertanian dan perikanan. Program tersebut dinilai mampu membuka pasar yang lebih pasti bagi hasil panen petani maupun tangkapan nelayan.

“Petani-petani yang tadinya hasil panennya tidak terbeli. Begitu dia panen mangga, mangganya tidak diambil, puso rusak di kebun. Panennya tidak diserap. Tengkulak datang, banting harga. Tidak mungkin rakyat kita sejahtera. Sekarang kita rubah. Hampir semua petani dan nelayan punya jaminan pasar. Berapa yang dia hasilkan, berapa itu pun akan diserap oleh bangsa Indonesia. Di tiap desa ada SPPG, ada dapur. Kalau ada kekurangan kita tindak,” ucap Prabowo.

Ia menilai pola distribusi melalui dapur MBG di berbagai desa dapat membantu menjaga stabilitas penyerapan hasil produksi masyarakat.

Pemerintah targetkan puluhan ribu koperasi desa

Selain menyoroti MBG, Prabowo juga mengungkapkan pemerintah akan segera meresmikan seribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam waktu dekat. Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ekonomi masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan.

Tak hanya itu, pemerintah juga menargetkan pembangunan sekitar 25 ribu hingga 30 ribu KDKMP dalam kurun satu tahun mendatang.

“Koperasi bukan di atas kertas, koperasi fisik. Ada gudang, ada cold storage pendingin, ada gerai-gerai, ada kendaraan. Banyak yang nanti akan punya pengering,” ujarnya.

Prabowo menyebut keberadaan koperasi tersebut nantinya bukan sekadar lembaga administratif, melainkan pusat aktivitas ekonomi masyarakat yang dilengkapi infrastruktur pendukung.

KDKMP disebut berpotensi buka lapangan kerja

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menilai program KDKMP memiliki potensi besar dalam menyerap jutaan tenaga kerja baru di berbagai daerah. Pemerintah, kata dia, ingin memastikan kekayaan negara dapat kembali dirasakan masyarakat melalui program-program prioritas yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.

“Kita berada di jalan yang benar. Kita berada di pihak rakyat Indonesia,” pungkasnya.

Melalui penguatan dapur MBG hingga pembangunan koperasi desa, pemerintah mendorong terciptanya sistem ekonomi berbasis kerakyatan yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |