Dialog AS-Iran mengalami kemajuan yang positif, Qatar ungkap hasil negosiasi terbaru dan peluang berlanjutnya pembahasan menuju kesepakatan damai.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Kamis, Juli 02, 2026
![]() |
| Qatar Sebut Dialog AS-Iran Alami Kemajuan Positif, Negosiasi Berlanjut |
PEWARTA.CO.ID — Perkembangan terbaru terkait hubungan Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali menjadi sorotan setelah Qatar mengungkap adanya kemajuan dalam dialog yang berlangsung melalui jalur diplomasi tidak langsung.
Pemerintah Qatar menyebut pembicaraan antara delegasi AS dan Iran yang digelar di Doha menghasilkan perkembangan positif mengenai sejumlah poin yang berkaitan dengan nota kesepahaman yang sebelumnya telah dicapai.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, menjelaskan bahwa para mediator dari Qatar dan Pakistan melakukan pertemuan terpisah dengan perwakilan kedua negara untuk membahas kelanjutan proses negosiasi.
"Para mediator Qatar dan Pakistan menyelesaikan pertemuan terpisah dengan para negosiator AS dan Iran di Doha hari ini, dengan kemajuan positif yang dicapai pada isu-isu terkait Nota Kesepahaman Islamabad, berdasarkan hasil KTT Danau Lucerne," tulis Al Ansari melalui akun X, dilansir dari trtworld, Kamis (2/7/2026).
Menurut Al Ansari, pihak AS dan Iran sepakat menjaga keberlanjutan dialog dalam periode mendatang. Pertemuan lanjutan juga akan dijadwalkan setelah agenda pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran selesai dilakukan.
"Para pihak sepakat untuk melanjutkan diskusi selama periode mendatang, dengan pertemuan selanjutnya dijadwalkan sesegera mungkin setelah prosesi pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Iran," ujarnya.
Negosiasi AS-Iran masih berjalan melalui jalur mediator
Selain keterangan dari pihak Qatar, seorang pejabat senior pemerintahan AS juga menyampaikan perkembangan terkait proses pembicaraan tersebut.
Ia mengatakan utusan Washington, Steve Witkoff dan Jared Kushner, telah melakukan diskusi yang dinilai berjalan positif di Doha. Pembahasan teknis antara pihak AS dan Iran disebut masih terus berlangsung.
Dialog tersebut menjadi bagian dari upaya kedua negara untuk mengubah kesepakatan sementara yang telah ada menjadi penyelesaian permanen terkait konflik yang selama ini terjadi.
Witkoff dan Kushner diketahui berada di Doha pada Selasa sebagai bagian dari rangkaian perundingan tidak langsung antara Washington dan Teheran yang masih berjalan.
Kesepakatan sementara masuki tahap pembahasan berikutnya
Sebelumnya, kesepakatan yang ditandatangani pada bulan lalu membuka peluang bagi kedua pihak untuk menjalani masa negosiasi selama 60 hari.
Namun, proses diplomasi tersebut sempat menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu hambatan muncul akibat meningkatnya ketegangan yang berkaitan dengan Selat Hormuz serta perbedaan pandangan mengenai pengelolaan jalur pelayaran penting tersebut.
Meski menghadapi kendala, proses komunikasi antara AS dan Iran tetap berlanjut melalui pihak mediator.
Laporan AFP menyebutkan bahwa pembicaraan tidak langsung antara pejabat Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung pada Rabu. Informasi tersebut diperoleh dari seorang diplomat yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan.
Perkembangan dialog AS-Iran ini menjadi perhatian internasional karena hasil negosiasi dinilai dapat menentukan arah hubungan kedua negara ke depan. Qatar dan Pakistan masih memainkan peran sebagai penghubung dalam upaya menjaga jalannya komunikasi diplomatik.



















































