2 Pekan Jelang Lebaran 2026: Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp82.300 per Kg, Daging Sapi Ikut Naik ke Rp144.000

7 hours ago 6

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Kamis, Maret 05, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

 Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp82.300 per Kg, Daging Sapi Ikut Naik ke Rp144.000
Pedagang daging sapi di pasar tradisional. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Pergerakan harga sejumlah komoditas pangan nasional kembali mengalami perubahan. Beberapa bahan pokok tercatat mengalami kenaikan harga, terutama cabai rawit merah, gula pasir, serta daging sapi.

Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) yang dikelola Bank Indonesia pada Kamis (5/3/2026) menunjukkan adanya fluktuasi harga pada berbagai komoditas pangan di pasar.

Di tengah kenaikan beberapa bahan pangan, harga sejumlah jenis bawang justru menunjukkan tren penurunan. Bawang merah tercatat turun sebesar 2,91 persen menjadi Rp43.450 per kilogram. Sementara itu, harga bawang putih juga ikut melemah 3,44 persen sehingga berada di level Rp39.350 per kilogram.

Harga beras turun di berbagai kualitas

Selain bawang, harga beras di sejumlah kategori juga mengalami penurunan. Beras kualitas bawah I tercatat turun 1,04 persen menjadi Rp14.300 per kilogram. Sedangkan beras kualitas bawah II masih stabil di angka Rp14.500 per kilogram.

Penurunan juga terjadi pada beras kualitas medium. Beras medium I turun 2,19 persen menjadi Rp15.600 per kilogram, sementara beras medium II terkoreksi 0,95 persen sehingga berada di harga Rp15.650 per kilogram.

Untuk beras kualitas premium, beras super I turun 2,62 persen menjadi Rp16.700 per kilogram. Sementara beras super II tercatat turun 1,5 persen dengan harga Rp16.450 per kilogram.

Cabai rawit merah justru melonjak

Meski sebagian besar komoditas cabai mengalami penurunan harga, cabai rawit merah justru bergerak berlawanan dengan tren pasar.

Harga cabai merah besar turun cukup tajam hingga 13,2 persen menjadi Rp38.800 per kilogram. Cabai rawit merah keriting juga melemah 13,43 persen menjadi Rp74.300 per kilogram.

Penurunan harga turut terjadi pada cabai rawit hijau yang turun 10,41 persen sehingga dipatok di harga Rp48.600 per kilogram.

Namun, cabai rawit merah justru mengalami lonjakan harga sebesar 8,94 persen. Komoditas ini kini dijual dengan harga rata-rata Rp82.300 per kilogram, menjadikannya salah satu bahan pangan dengan kenaikan paling signifikan hari ini.

Harga daging sapi ikut merangkak naik

Dari kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar justru mengalami penurunan. Komoditas ini turun 3,93 persen sehingga berada di harga Rp40.350 per kilogram.

Berbeda dengan ayam, harga daging sapi menunjukkan kenaikan meski tidak terlalu besar. Daging sapi kualitas I naik tipis 0,07 persen menjadi Rp144.000 per kilogram.

Sementara itu, daging sapi kualitas II juga mengalami peningkatan sebesar 1,36 persen sehingga kini berada di harga Rp137.800 per kilogram.

Gula dan minyak goreng alami perubahan

Perubahan harga juga terjadi pada komoditas gula pasir. Gula pasir kualitas premium mengalami kenaikan 0,25 persen menjadi Rp19.850 per kilogram.

Adapun gula pasir lokal turut mengalami kenaikan sebesar 0,54 persen sehingga diperdagangkan di harga Rp18.550 per kilogram.

Di sektor minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat naik tipis 0,26 persen menjadi Rp19.050 per liter.

Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek I mengalami penurunan 0,66 persen sehingga berada di harga Rp22.550 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek II justru meningkat 2,08 persen menjadi Rp22.100 per liter.

Harga telur ayam naik tipis

Untuk komoditas telur, harga telur ayam ras segar tercatat naik tipis sebesar 0,15 persen. Saat ini harga telur berada di kisaran Rp32.600 per kilogram.

Fluktuasi harga berbagai bahan pangan ini menunjukkan dinamika pasokan dan permintaan yang terus berubah di pasar. Data tersebut menjadi acuan penting bagi pemerintah maupun pelaku usaha untuk memantau stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |