Erajaya Gandeng 221 SMK di 29 Provinsi untuk Perkuat Talenta Siap Kerja

3 hours ago 2

Erajaya gandeng 221 SMK di 29 provinsi untuk memperkuat pendidikan vokasi dan menyiapkan talenta sesuai kebutuhan industri.

Redaksi PEWARTA

Oleh Redaksi PEWARTA

Rabu, Agustus 26, 2026

erajaya group memperkuat kolaborasi pendidikan vokasi dengan smk
Erajaya Group memperkuat kolaborasi dengan pendidikan vokasi melalui kemitraan dengan ratusan SMK di Indonesia. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — PT Erajaya Swasembada Tbk memperluas kolaborasi dengan pendidikan vokasi untuk memperkuat kesiapan sumber daya manusia (SDM) menghadapi kebutuhan industri. Hingga 2026, Erajaya Group telah menjalin kemitraan dengan 221 SMK yang tersebar di 29 provinsi dan 112 kabupaten/kota di Indonesia.

Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Erajaya Swasembada Tbk dan Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

PKS tersebut ditandatangani pada 19 Agustus 2026 di Yogyakarta sebagai kelanjutan kolaborasi pendidikan vokasi yang telah berjalan sejak 2019.

Bagi Erajaya Group, pendidikan vokasi menjadi salah satu bagian penting dalam menyiapkan talenta yang memiliki kompetensi sekaligus memahami kebutuhan dunia industri, khususnya sektor ritel dan distribusi teknologi.

Group Chief of HC, GA, Litigations & CSR Erajaya Group Jimmy Peranginangin mengatakan kerja sama dengan SMK diarahkan untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri.

“Erajaya melihat kolaborasi dengan pendidikan vokasi sebagai bagian penting dalam membangun koneksi antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Sebagai perusahaan yang terus berkembang, kami membutuhkan talenta yang memiliki kompetensi serta pemahaman terhadap kebutuhan industri ritel dan distribusi teknologi. Karena itu, kolaborasi dengan SMK tidak hanya memberikan kontribusi bagi pengembangan kompetensi siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan talenta yang relevan dengan kebutuhan industri.”

Kemitraan pendidikan vokasi

Kemitraan Erajaya Group dengan 221 SMK mencakup berbagai bentuk pengenalan industri dan pengembangan kompetensi bagi siswa maupun alumni.

Program tersebut antara lain membuka akses terhadap pengalaman industri, praktik kerja lapangan, pengembangan kompetensi, hingga peluang memasuki dunia kerja.

Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Erajaya Group juga menjalankan berbagai aktivitas bersama SMK di Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta. Program tersebut akan dilanjutkan ke wilayah lain di Indonesia.

Kolaborasi itu sejalan dengan upaya pemerintah memperkuat link and match pendidikan vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.

Direktur SMK Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Dr. Arie Wibowo Khurniawan, mengatakan implementasi 8+i terus diperkuat agar hubungan antara SMK dan dunia industri semakin relevan.

“Implementasi 8+i sebagai bentuk link and match antara SMK dan dunia industri terus kita perkuat. Ke depan, program magang siswa perlu didesain secara lebih terstruktur, bertema, dan memberikan dampak nyata. Di sisi lain, perlu terus diperkuat kemitraan industri bagi SMK, termasuk SMK di luar Pulau Jawa yang masih memiliki keterbatasan dalam akses terhadap mitra industri.”

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Tatang Muttaqin menilai penguatan kerja sama dengan industri penting untuk menjawab kesenjangan antara kebutuhan praktik kerja lapangan siswa dan ketersediaan perusahaan sebagai mitra.

Keterlibatan praktisi industri dalam pendidikan vokasi juga dinilai perlu terus dikembangkan sebagai bagian dari penguatan kualitas pembelajaran.

Ke depan, Erajaya Group berencana memperluas kemitraan dengan pendidikan vokasi di berbagai wilayah Indonesia. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kompetensi siswa dan tenaga pendidik sekaligus memperluas akses terhadap pengalaman industri serta peluang kerja bagi lulusan pendidikan vokasi.

(ADV)

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |