Menhan Lantik 12 Tenaga Ahli DPN, Noe Letto hingga Putra Hotman Paris Masuk Jajaran

5 hours ago 8

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Minggu, Januari 18, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Menhan Lantik 12 Tenaga Ahli DPN, Noe Letto hingga Putra Hotman Paris Masuk Jajaran
Menhan Lantik 12 Tenaga Ahli DPN, Noe Letto hingga Putra Hotman Paris Masuk Jajaran

PEWARTA.CO.ID — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, secara resmi melantik 12 pakar lintas bidang sebagai Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional (DPN).

Sejumlah figur yang dikenal publik turut masuk dalam daftar tersebut, mulai dari musisi Sabrang Mowo Damar Panuluh alias Noe Letto hingga Frank Alexander Hutapea, putra pengacara ternama Hotman Paris Hutapea.

Pelantikan para tenaga ahli ini dilaksanakan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).

Informasi tersebut disampaikan melalui unggahan akun media sosial resmi Kementerian Pertahanan RI, @kemhanri.

Penetapan mereka mengacu pada Keputusan Ketua Harian DPN Nomor: KEP/3/KH/X/2025.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, membenarkan keterlibatan Noe Letto dalam struktur Dewan Pertahanan Nasional. Ia menjelaskan bahwa vokalis band Letto tersebut dipercaya mengemban peran sebagai Tenaga Ahli Madya.

“Benar, Sabrang Mowo Damar Panuluh merupakan salah satu dari 12 Tenaga Ahli yang dilantik dan menjabat sebagai Tenaga Ahli Madya di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional. Setelah dilantik, yang bersangkutan bertugas memberikan masukan, kajian, dan rekomendasi sesuai bidang keahliannya untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi DPN,” ujar Brigjen Rico kepada awak media, Minggu (18/1/2026).

Meski selama ini lebih dikenal sebagai musisi, Noe dinilai memiliki kapasitas pemikiran strategis yang relevan untuk mendukung kerja-kerja DPN. Menurut Brigjen Rico, kontribusi Noe akan diarahkan pada pendekatan lintas disiplin yang menyentuh aspek sosial dan budaya.

“Bidang keahlian yang bersangkutan difokuskan pada kontribusi pemikiran strategis lintas disiplin, termasuk perspektif sosial, kebudayaan, dan komunikasi strategis yang relevan untuk memperkaya kajian Dewan Pertahanan Nasional,” tambahnya.

Brigjen Rico juga menegaskan bahwa mekanisme kerja para tenaga ahli telah diatur secara institusional. Setiap masukan dan rekomendasi tidak disampaikan secara personal kepada Menteri Pertahanan, melainkan melalui forum resmi serta sistem kerja Dewan Pertahanan Nasional.

Selain Noe Letto, Kementerian Pertahanan memastikan Frank Alexander Hutapea juga masuk dalam jajaran Tenaga Ahli DPN. Frank diketahui merupakan putra sulung Hotman Paris Hutapea dan berprofesi sebagai advokat.

Menanggapi sorotan publik terkait beragam latar belakang para tenaga ahli yang dilantik, Brigjen Rico menekankan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara profesional dan objektif.

“Terkait komposisi Tenaga Ahli lainnya, seluruh nama yang dilantik, termasuk Frank Alexander Hutapea, ditetapkan melalui mekanisme yang sama dengan pertimbangan kebutuhan organisasi dan kapasitas profesional masing-masing,” tegas Brigjen Rico.

Ia menambahkan bahwa pengisian posisi Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional sepenuhnya ditujukan untuk memperkuat kualitas kajian dan kebijakan pertahanan negara, tanpa mempertimbangkan faktor keluarga atau latar belakang noninstitusional.

Ke-12 tenaga ahli tersebut akan menempati posisi sebagai Tenaga Ahli Utama, Madya, dan Muda pada berbagai kedeputian yang membidangi geoekonomi, geopolitik, dan geostrategi di lingkungan Dewan Pertahanan Nasional.

Daftar lengkap Tenaga Ahli DPN Kemenhan RI

  • Surachman Surjaatmadja
  • Ian Montratama
  • Abdul Kholiq
  • Agato P. Simamora
  • Achmad Rully
  • Filda Citra Yusgiantoro
  • Jupriyanto
  • Frank Alexander Hutapea
  • Sabrang Mowo Damar Panuluh
  • Santiahu Dyatmiko
  • Maundri Prihanggo
  • Muhammad Zulkarnain Maddatuang
Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |