Detik-detik Kecelakaan KRL Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Begini Kronologi Lengkapnya

7 hours ago 11

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, April 28, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Detik-detik Kecelakaan KRL Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Begini Kronologi Lengkapnya
Detik-detik Kecelakaan KRL Ditabrak Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Begini Kronologi Lengkapnya

PEWARTA.CO.ID — Insiden tabrakan kereta api terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.

Peristiwa ini melibatkan Kereta Rel Listrik (KRL) dengan Kereta Api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya.

Kecelakaan tersebut menelan korban jiwa dan memicu kepanikan di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya empat penumpang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa nahas tersebut.

Sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka, termasuk penumpang lanjut usia yang sempat terjebak di dalam rangkaian kereta.

Di lokasi kejadian, suasana mencekam tak terhindarkan. Para petugas terlihat berupaya keras mengevakuasi korban dari dalam gerbong.

Beberapa penumpang yang selamat tampak histeris menyaksikan kondisi di sekitar mereka pasca benturan keras tersebut.

Kronologi kejadian

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengungkapkan bahwa kecelakaan ini bermula dari insiden di perlintasan sebidang di kawasan Bulak Kapal.

Menurutnya, sebuah taksi lebih dahulu mengalami kecelakaan setelah tertabrak KRL di jalur perlintasan (JPL). Insiden tersebut menyebabkan perjalanan KRL terganggu hingga akhirnya berhenti di jalur rel.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menabrak KRL di JPL lintasan dekat Bulak Kapal yang membuat KRL-nya berhenti,” kata Franoto.

Kondisi KRL yang berhenti di jalur tersebut kemudian memicu kecelakaan lanjutan. Dari arah belakang, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju tidak dapat menghindari posisi KRL di depannya hingga akhirnya terjadi tabrakan.

"KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” tegasnya.

Proses evakuasi dan dampak

Pasca kejadian, proses evakuasi dilakukan secara intensif oleh petugas gabungan.

Sejumlah korban yang terjebak di dalam gerbong harus dikeluarkan dengan hati-hati, mengingat kondisi kereta yang mengalami kerusakan cukup parah.

Selain menimbulkan korban jiwa, kecelakaan ini juga berdampak pada terganggunya perjalanan kereta di lintasan tersebut.

Sejumlah perjalanan KRL dan kereta jarak jauh mengalami keterlambatan akibat proses penanganan di lokasi.

Hingga kini, pihak terkait masih melakukan pendataan korban serta penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan secara menyeluruh.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |