Redaksi Pewarta.co.id
Kamis, Februari 05, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Video Cukur Kumis Viral di TikTok, Netizen Heboh Buru Link Full Version, Apakah Benar-benar Ada? |
PEWARTA.CO.ID — Jagat media sosial kembali diramaikan dengan kemunculan video bertajuk “cukur kumis” yang viral di TikTok sejak akhir Januari 2026. Konten berdurasi singkat itu langsung menyita perhatian warganet dan memicu gelombang pencarian link full versi di berbagai platform.
Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun TikTok @fe***60. Dalam waktu relatif singkat, tayangan itu menyebar luas dan ditonton jutaan pengguna. Judulnya yang terkesan nyeleneh serta penggunaan tagar unik membuat publik penasaran dan ramai memperbincangkannya.
Berdasarkan penelusuran dari sejumlah sumber, video aslinya hanya berdurasi sekitar 11 detik. Dalam klip tersebut terlihat seorang perempuan muda mengenakan hijab hitam dan hoodie berwarna krem. Ia tampak berada di dalam kamar dan mengaku baru saja pulang dari rumah temannya.
Tak lama setelah itu, ia melakukan gerakan yang kemudian diasosiasikan warganet dengan aktivitas “mencukur bulu” di area tertentu. Musik latar yang sedang populer serta penggunaan tagar seperti #cukurkumis membuat konten ini cepat masuk ke beranda banyak pengguna.
MASIH TERKAIT!
Viral Video Cukur Kumis Wanita Berhijab, Warganet Heboh Cari Versi Full Durasi Panjang
Spekulasi versi lebih panjang (full version)
Viralnya video singkat itu memicu spekulasi adanya versi lengkap dengan durasi lebih panjang. Sejumlah unggahan di media sosial bahkan menyebut adanya video berdurasi 2 menit 6 detik hingga 35 menit.
Beberapa media seperti Medcom.id dan Tribun Medan juga menyoroti fenomena ini. Video tersebut disebut-sebut memiliki kemiripan dengan tren sebelumnya, seperti “Kakak Manset Hitam Sok Imut” yang sempat ramai diperbincangkan.
Dalam potongan yang beredar, pemeran perempuan terlihat melepas hijab dan hoodie, sehingga memunculkan dugaan bahwa ada adegan lanjutan yang lebih sensitif. Dugaan inilah yang membuat banyak netizen berburu tautan full version di berbagai platform.
Namun, hasil penelusuran dan klarifikasi dari berbagai analisis menunjukkan bahwa video asli hanyalah klip pendek tanpa konten eksplisit seperti yang ramai dispekulasikan.
RELEVAN DIBACA!
Video Cukur Kumis 3 Menit 56 Detik Viral, Netizen Ramai-ramai Buru Link Aslinya
Marak link palsu dan potensi phishing
Di platform X (dulu Twitter), pencarian dengan kata kunci “cukur kumis viral” memunculkan ratusan unggahan. Sebagian besar berisi tautan menuju situs eksternal dengan klaim menyediakan video full HD tanpa sensor.
Beberapa di antaranya mengarah ke domain asing seperti cutebite.cfd dan vidtrends.id. Tak sedikit akun seperti @mu4***16**71 dan @sa***ann**7 turut membagikan link serupa yang belum terverifikasi kebenarannya.
Banyak tautan tersebut diduga hanya clickbait untuk mendulang trafik. Bahkan, ada potensi risiko phishing maupun penyebaran malware bagi pengguna yang sembarangan mengkliknya.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana rasa penasaran publik kerap dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan konten berbahaya atau menipu pengguna internet.
Identitas pemeran masih misterius
Hingga kini, identitas perempuan dalam video tersebut belum diketahui secara pasti. Sejumlah unggahan di Instagram dan Facebook mengklaim mengenali sosoknya, tetapi belum ada konfirmasi resmi yang dapat diverifikasi.
Ketiadaan klarifikasi dari pihak terkait membuat rumor dan spekulasi terus berkembang. Situasi ini semakin memperkuat daya tarik viral konten tersebut.
Dari candaan jadi tren viral
Awal kemunculan video ini disebut berangkat dari caption “Day 1 ngonten cukur kumis”, yang secara harfiah berarti hari pertama membuat konten tentang mencukur kumis. Tren tersebut kemudian berkembang menjadi campuran antara tutorial grooming, lelucon, hingga eksperimen sosial yang memancing rasa penasaran.
Situs LatestLY dalam ulasannya menyebut tren ini bukan sekadar konten tutorial biasa. Ada unsur psikologis yang memanfaatkan rasa ingin tahu pengguna internet, sehingga memicu efek viral secara cepat.
Algoritma media sosial yang responsif terhadap interaksi tinggi juga mempercepat penyebaran konten, terutama ketika disertai kata kunci yang sensasional.
Imbauan waspada dan verifikasi sumber
Sampai saat ini, TikTok belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait fenomena video cukur kumis tersebut. Namun, dalam pedoman komunitasnya, platform itu secara tegas melarang konten menyesatkan maupun tautan berbahaya.
Bagi pengguna yang penasaran, disarankan untuk menonton konten langsung dari akun resmi di TikTok, bukan melalui link tidak jelas yang beredar di luar platform.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya literasi digital. Verifikasi sumber sebelum mengklik tautan apa pun adalah langkah sederhana namun krusial untuk menghindari risiko penipuan maupun ancaman keamanan siber.
Fenomena video cukur kumis viral di TikTok ini sekali lagi membuktikan bahwa kombinasi judul provokatif, rasa penasaran publik, dan penyebaran cepat di media sosial dapat menciptakan gelombang viral dalam waktu singkat—meski faktanya tidak selalu sesuai dengan rumor yang beredar.



















































