16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Chat Mesum Dipajang di Forum Kampus, UI Tunggu Hasil Investigasi

4 hours ago 3

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, April 14, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Chat Mesum Dipajang di Forum Kampus, UI Tunggu Hasil Investigasi
16 Mahasiswa FH UI Terduga Pelaku Chat Mesum Dipajang di Forum Kampus, UI Tunggu Hasil Investigasi

PEWARTA.CO.ID — Sebanyak 16 mahasiswa yang diduga terlibat dalam kasus kekerasan seksual berbasis percakapan digital menjadi sorotan setelah identitas mereka ditampilkan dalam sebuah forum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI). Penayangan tersebut dilakukan menyusul desakan dari mahasiswa yang hadir dalam forum tersebut.

Kepala Subdirektorat Media dan Digitalisasi Universitas Indonesia, Reska Herlambang, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa identitas para terduga pelaku sempat ditampilkan di hadapan publik dalam forum yang berlangsung di lingkungan FH UI.

“Betul, tadi malam terduga pelaku ditampilkan atas permintaan massa mahasiswa yang berkumpul di FH UI, dan sempat disiarkan secara langsung di media sosial pribadi salah satu peserta aksi,” ujar Kepala Subdirektorat Media dan Digitalisasi UI Reska Herlambang, Selasa (14/4/2026).

UI masih lakukan investigasi internal

Meski identitas para terduga pelaku telah beredar luas, pihak Universitas Indonesia belum mengambil langkah sanksi terhadap mereka. Saat ini, kampus masih menunggu hasil penyelidikan internal yang tengah dilakukan oleh Fakultas Hukum UI bersama unit terkait di lingkungan universitas.

Reska menegaskan bahwa pihak humas UI belum dapat memberikan keputusan final sebelum proses investigasi rampung. Ia memastikan bahwa keterangan resmi akan segera disampaikan kepada publik dalam waktu dekat.

“Terkait hal tersebut, kami dari humas masih menunggu hasil investigasi internal perihal kasus tersebut. Dalam waktu dekat, kami akan segera menerbitkan keterangan pers,” pungkas Reska.

Berawal dari unggahan di media sosial

Kasus ini mencuat ke publik setelah sebuah akun di platform X, @sampahFHUI, mengunggah tangkapan layar percakapan yang diklaim berasal dari grup mahasiswa FH UI pada 12 April 2026. Unggahan tersebut kemudian viral dan memicu reaksi luas dari warganet.

Dalam tangkapan layar yang beredar, percakapan grup tersebut diduga mengandung unsur pelecehan seksual serta objektifikasi terhadap perempuan. Sejumlah komentar yang ditampilkan bahkan menyinggung bagian tubuh perempuan secara tidak pantas, seperti payudara dan pantat.

Tak hanya itu, unggahan tersebut juga menyoroti bahwa beberapa anggota grup yang diduga terlibat bukanlah mahasiswa biasa. Mereka disebut memiliki posisi strategis di lingkungan kampus, mulai dari pengurus organisasi mahasiswa, ketua angkatan, hingga individu yang mencalonkan diri dalam kepanitiaan kegiatan orientasi.

Tekanan publik dan tuntutan transparansi

Munculnya kasus ini memicu gelombang kritik dari kalangan mahasiswa dan masyarakat luas yang menuntut transparansi serta penegakan aturan di lingkungan kampus. Banyak pihak mendesak Universitas Indonesia untuk segera mengambil langkah tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.

Sementara itu, proses investigasi internal yang tengah berjalan diharapkan mampu mengungkap fakta secara objektif dan adil bagi semua pihak yang terlibat. Hingga kini, perhatian publik masih tertuju pada perkembangan kasus tersebut serta keputusan yang akan diambil oleh pihak kampus dalam waktu dekat.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |