BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham

4 hours ago 8

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Jumat, April 10, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Setara Rp346 per Saham

PEWARTA.CO.ID — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) resmi menetapkan pembagian dividen tunai senilai Rp52,1 triliun dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang berlangsung di Jakarta pada Jumat (10/4/2026).

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk penghargaan terhadap performa keuangan perseroan sepanjang tahun buku 2025 yang dinilai solid.

Total dividen yang dibagikan setara dengan Rp346 per saham. Angka ini sudah termasuk dividen interim sebesar Rp137 per saham atau dengan total Rp20,6 triliun yang telah lebih dahulu dibayarkan kepada para pemegang saham pada 15 Januari 2026.

Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyampaikan bahwa kebijakan pembagian dividen tersebut mencerminkan keberhasilan perusahaan dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus mengelola risiko dengan baik.

“Pembagian dividen ini didasarkan pada kinerja perseroan yang tetap positif, yang ditopang oleh penguatan pada segmen UMKM sebagai core business BRI, serta akselerasi transformasi digital yang terus memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan efisiensi operasional,” ujar Hery dalam keterangan resminya.

Dasar pembagian dividen

Keputusan pembagian dividen tersebut merujuk pada capaian laba bersih konsolidasian BRI sepanjang tahun buku 2025 yang mencapai Rp56,65 triliun, yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Dengan besarnya nilai dividen yang dibagikan, BRI kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu penyumbang signifikan bagi penerimaan negara sekaligus motor penggerak pembangunan nasional, khususnya dalam kerangka holding Danantara.

“Sebagai bagian dari Danantara, pembagian dividen ini juga merupakan bentuk kontribusi nyata BRI dalam mendukung pembangunan nasional, sejalan dengan peran perseroan dalam memperkuat pembiayaan UMKM dan mendorong transformasi ekonomi berbasis inklusi keuangan,” tambah Hery.

Agenda lain dalam RUPST

Selain menyepakati pembagian dividen, RUPST BRI juga menetapkan sejumlah keputusan strategis lainnya. Pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan serta Laporan Keuangan Konsolidasian untuk tahun buku 2025, sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada jajaran Direksi dan Dewan Komisaris atas kinerja mereka selama periode tersebut.

Rapat juga memberikan kewenangan kepada pihak terkait untuk menetapkan besaran gaji, tunjangan, dan insentif kinerja bagi Direksi dan Dewan Komisaris.

Selanjutnya, pemegang saham menunjuk kantor akuntan publik guna melakukan audit terhadap laporan keuangan tahun buku 2026.

Tak hanya itu, RUPST juga mendelegasikan kewenangan terkait persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) periode 2026–2030 serta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun 2027.

Dalam kesempatan yang sama, perseroan turut melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I (2025) dan Tahap II (2026).

Agenda terakhir yang disetujui adalah perubahan klasifikasi saham Seri B milik negara melalui BP BUMN menjadi saham Seri A Dwiwarna, sebagai bentuk penyesuaian terhadap Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025.

Dorongan dari sektor UMKM dan digitalisasi

Kinerja positif BRI yang tercermin dari capaian laba besar tidak terlepas dari fokus perseroan pada penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bisnis inti.

Selain itu, langkah transformasi digital yang terus digencarkan dinilai berhasil meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperluas jangkauan layanan ke berbagai wilayah di Indonesia.

Dengan pembagian dividen yang signifikan ini, BRI kembali menunjukkan kekuatan fundamentalnya sebagai salah satu emiten perbankan unggulan di Tanah Air, sekaligus memberikan imbal hasil yang optimal bagi para investornya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |