FH UI Usut Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa, Siap Libatkan Aparat

6 hours ago 4

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, April 14, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

FH UI Usut Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa, Siap Libatkan Aparat
FH UI Usut Dugaan Pelecehan Seksual di Grup Chat Mahasiswa, Siap Libatkan Aparat

PEWARTA.CO.ID — Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) menyatakan sikap tegas terkait dugaan pelecehan seksual yang terjadi dalam grup percakapan mahasiswa di aplikasi pesan elektronik. Kasus ini mencuat setelah tangkapan layar percakapan tersebut viral di media sosial X dan menuai sorotan publik.

FH UI mengonfirmasi telah menerima laporan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut pada 12 April 2026. Laporan itu tidak hanya menyangkut pelanggaran etika, tetapi juga berpotensi mengandung unsur pidana.

"Berdasarkan laporan tersebut, Fakultas mengetahui beredarnya tangkapan layar percakapan yang diduga melibatkan mahasiswa dan memuat konten yang tidak pantas, termasuk indikasi kekerasan seksual," tulis pernyataan FH UI yang dikutip, Selasa (14/4/2026).

MASIH TERKAIT!

UI Panggil 16 Mahasiswa FH Terkait Dugaan Pelecehan Seksual, Proses Investigasi Berjalan

Penelusuran dan verifikasi dilakukan menyeluruh

Menanggapi laporan tersebut, pihak fakultas saat ini tengah melakukan proses penelusuran dan verifikasi secara komprehensif. FH UI menegaskan bahwa langkah ini dilakukan dengan penuh kehati-hatian untuk memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.

"Saat ini, Fakultas tengah melakukan penelusuran dan verifikasi secara serius, cermat, dan menyeluruh. Proses ini dilakukan dengan menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian dan keadilan," bunyi keterangan tersebut.

FH UI juga memastikan tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika terbukti terjadi pelanggaran, termasuk apabila ditemukan unsur tindak pidana.

"Apabila ditemukan pelanggaran, termasuk yang berpotensi melanggar hukum pidana, Fakultas akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku serta berkoordinasi dengan pihak berwenang," tambahnya.

RELEVAN DIBACA!

BEM FH UI Desak DO 16 Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat Kampus

Kecaman terhadap tindakan tidak pantas

Dalam pernyataannya, FH UI mengecam keras segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat manusia. Perilaku semacam itu dinilai bertentangan dengan nilai-nilai hukum serta etika akademik yang dijunjung tinggi di lingkungan kampus.

Fakultas juga menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan seluruh sivitas akademika menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, FH UI menyediakan saluran pelaporan yang aman serta dukungan bagi pihak yang membutuhkan.

Mahasiswa yang ingin melaporkan atau mencari bantuan dapat menghubungi Manajer Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas sebagai narahubung resmi.

PERLU JUGA DIBACA!

5 Fakta Kasus Dugaan Pelecehan Mahasiswa FH UI di Grup Chat yang Viral di Media Sosial

Imbauan untuk tidak menyebarkan informasi belum terverifikasi

Di tengah ramainya perbincangan publik, FH UI mengimbau semua pihak agar tidak memperkeruh situasi dengan menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Pihak fakultas meminta masyarakat untuk menghormati proses yang sedang berjalan.

"Kami mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, serta menghormati proses yang sedang berlangsung," demikian keterangan FH UI.

Kronologi viral di media sosial

Kasus ini mencuat setelah akun X @sampahFHUI mengunggah tangkapan layar percakapan yang diklaim berasal dari grup mahasiswa FH UI pada 12 April 2026. Unggahan tersebut langsung menarik perhatian luas dari warganet.

Dalam tangkapan layar itu, percakapan diduga berisi konten yang mengarah pada pelecehan serta objektifikasi terhadap perempuan. Beberapa isi percakapan disebut menyinggung bagian tubuh perempuan secara tidak pantas, seperti payudara dan pantat.

Tak hanya itu, unggahan tersebut juga menyebutkan bahwa sejumlah anggota grup diduga merupakan mahasiswa yang memiliki peran penting di lingkungan kampus, mulai dari pengurus organisasi, ketua angkatan, hingga pihak yang mencalonkan diri dalam kepanitiaan kegiatan orientasi.

Kasus ini kini masih dalam proses penelusuran oleh pihak fakultas, sementara publik menunggu hasil investigasi resmi serta langkah lanjutan yang akan diambil FH UI.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |