Hardiknas 2026: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ungkap 3M Jadi Kunci Mutu Pendidikan Indonesia

4 hours ago 2

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Sabtu, Mei 02, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

 Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ungkap 3M Jadi Kunci Mutu Pendidikan Indonesia
Mendikdasmen RI, Abdul Mu’ti.

PEWARTA.CO.ID — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya penerapan konsep 3M sebagai fondasi utama dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia secara berkelanjutan.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Mu’ti dalam pidato peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang ditayangkan pada Sabtu (2/5/2026). Dalam kesempatan itu, ia menilai berbagai kebijakan pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung pola pikir dan mentalitas yang tepat.

“Berbagai kebijakan peningkatan mutu pendidikan tidak akan terlaksana tanpa 3M: Mindset (pola pikir) yang maju, Mental yang kuat, dan Misi yang lurus,” kata Mendikdasmen Mu'ti dilansir Antara, Sabtu (2/4/2026).

Mu’ti menjelaskan, ketiga unsur tersebut menjadi faktor penting agar program pendidikan tidak hanya berhenti sebagai formalitas administratif atau sekadar pencapaian angka-angka kuantitatif.

Menurutnya, tanpa adanya mindset yang berkembang, mental yang kokoh, serta misi yang jelas dan lurus, kebijakan pendidikan hanya akan menjadi program rutin tanpa dampak nyata terhadap kualitas pembelajaran dan pengembangan sumber daya manusia.

Dalam pidatonya, Abdul Mu’ti juga menegaskan bahwa pendidikan memiliki makna yang jauh lebih luas sebagaimana amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003.

Ia menyebut pendidikan bukan hanya proses transfer ilmu pengetahuan, melainkan upaya mencerdaskan kehidupan bangsa sekaligus membangun karakter dan peradaban masyarakat Indonesia.

Mu’ti memandang pendidikan harus mampu mengembangkan seluruh potensi manusia agar menjadi pribadi yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, sehat secara jasmani dan rohani, serta memiliki tanggung jawab sosial dan demokratis.

“Sesuai dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, pendidikan adalah usaha bersama untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat,” katanya.

Selain itu, Mendikdasmen turut menyampaikan apresiasi kepada berbagai lembaga mitra, baik dari dalam maupun luar negeri, yang selama ini mendukung program-program pendidikan bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Ia mengungkapkan, dalam kurun waktu 18 bulan terakhir, Kemendikdasmen telah mulai membangun fondasi pendidikan bermutu yang dapat diakses seluruh masyarakat melalui berbagai kebijakan dan penguatan ekosistem pendidikan.

Ekosistem tersebut, lanjut Mu’ti, mengintegrasikan empat pusat pendidikan utama, yakni sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Kolaborasi antarelemen tersebut dinilai penting untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih efektif dan berkelanjutan di Indonesia.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |