Redaksi Pewarta.co.id
Senin, Januari 05, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Viral Video Mesum 50 Detik Diduga Pegawai RSUD Kudus, Terekam CCTV Sedang Berpelukan dan Berciuman |
PEWARTA.CO.ID — Sebuah video tak pantas, cenderung perilaku mesum berdurasi sekitar 50 detik mendadak ramai diperbincangkan warganet setelah beredar luas di media sosial.
Rekaman tersebut memperlihatkan adegan intim antara seorang pria dan perempuan yang terekam sedang berpelukan serta berciuman.
Unggahan video itu disertai narasi yang menyebutkan bahwa kedua sosok dalam rekaman diduga merupakan oknum pegawai BLUD RSUD dr Loekmono Hadi Kudus.
Keterangan tersebut dituliskan oleh pemilik akun yang pertama kali mengunggah video ke media sosial.
“Dugaan aksi tidak senonoh oknum pegawai BLUD RSUD dr Loekmono Hadi Kudus,” tulis keterangan video dalam akun @ketutdewi_99.
TAK KALAH HEBOH!
Viral Video Call 23 Detik Diduga Libatkan Kadis Batam, Bantah Rekaman Asli
Berdasarkan pantauan, video tersebut tampak direkam dari sebuah layar monitor yang menampilkan tayangan closed circuit television (CCTV). Pada bagian sudut bawah rekaman, terlihat penanda tulisan RMH TNGGA yang ikut tertangkap kamera.
Unggahan dari akun @ketutdewi_99 itu mendapat respons cukup besar dari warganet. Hingga artikel ini disusun, video tersebut telah mengumpulkan 1.221 tanda suka dan dibagikan ulang sebanyak 143 kali. Meski demikian, kolom komentar pada unggahan tersebut tampak dinonaktifkan oleh pemilik akun.
Menanggapi viralnya video yang menyeret nama institusinya, Direktur RSUD dr Loekmono Hadi Kudus, dr Abdul Hakam, menyatakan pihaknya belum dapat memastikan identitas maupun status orang-orang yang ada dalam video tersebut.
“Belum bisa memastikan, semua berdasarkan praduga tidak bersalah,” kata Hakam.
MENARIK JUGA DIBACA!
Viral! Puskesmas di Kolaka Utara Diduga Jadi Lokasi Dugem dan Pesta Miras Saat Tahun Baru
Ia menambahkan, manajemen rumah sakit akan menyikapi informasi yang beredar dengan hati-hati. Pihaknya berencana membahas persoalan tersebut secara internal untuk memastikan kebenaran dan mengambil langkah yang diperlukan.
“Besok kami mau rapatkan,” kata Hakam.
Hingga kini, pihak RSUD dr Loekmono Hadi Kudus masih melakukan penelusuran lebih lanjut terkait video yang beredar, sembari menunggu hasil pembahasan internal untuk menentukan sikap resmi institusi.



















































