Karhutla di Pulau Jawa Hanguskan 11,4 Hektare Lahan, BNPB Ungkap Titik Api Muncul di Sejumlah Daerah

7 hours ago 4

Karhutla di Pulau Jawa hanguskan 11,4 hektare lahan. BNPB mengungkap kebakaran hutan dan lahan terjadi di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Rabu, Juli 29, 2026

karhutla di pulau jawa hanguskan 11,4 hektare lahan menurut bnpb
Karhutla di Pulau Jawa menghanguskan 11,4 hektare lahan di sejumlah wilayah berdasarkan laporan terbaru BNPB. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di sejumlah wilayah Pulau Jawa dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), total area yang terdampak mencapai 11,4 hektare dan tersebar di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat.

Peristiwa pertama tercatat di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kebakaran melanda kawasan hutan di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, pada Sabtu (25/7/2026) dini hari.

"Karhutla melanda empat hektare lahan di Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Sabtu (25/7) pukul 01.30 WIB," ucap Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Selasa (28/7/2026).

Karhutla di Probolinggo sempat sulit dipadamkan

BNPB menjelaskan area yang terbakar merupakan kawasan hutan milik Perhutani. Upaya pemadaman mengalami kendala karena titik api berada di wilayah perbukitan yang lokasinya cukup jauh dan sulit dijangkau petugas.

"Pada Senin (27/7), tim di lapangan melaporkan titik api kembali teramati akibat hembusan angin yang membawa bara api sehingga mudah menyulut daun, rumput, dan serasah kering," sambungnya.

Kebakaran juga terjadi di Blora, Wonogiri, dan Klaten

Pada Minggu (26/7/2026), kebakaran hutan dan lahan turut dilaporkan di Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Api membakar sekitar satu hektare lahan tebu di Desa Jepangrejo.

Masih pada hari yang sama, kebakaran juga menghanguskan satu hektare lahan tebu di Desa Giriwono, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri. BNPB menyebut api di lokasi tersebut telah berhasil dipadamkan.

Sementara itu, pada Senin (27/7/2026), kebakaran terjadi di area persawahan Dukuh Srimulyo, Desa Kaligawe, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten.

"Kebakaran yang menghanguskan satu hektare lahan ini diduga dipicu oleh pembakaran sampah yang tidak terkendali oleh warga. BPBD Kabupaten Klaten bersama Damkar dan relawan penanggulangan bencana setempat berhasil memadamkan api secara manual satu jam kemudian," sambungnya.

Grobogan dan Bandung turut terdampak

Di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kebakaran kembali terjadi pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 12.10 WIB. Api membakar sekitar 3,4 hektare lahan yang berada di wilayah Desa Prigi dan Desa Kaliwenang.

Menurut BNPB, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari aktivitas pembakaran serasah sisa panen jagung. Petugas gabungan melakukan pemadaman sekaligus membuat sekat bakar guna mencegah api meluas.

"Pembakaran serasah bekas panen jagung diduga menjadi pemicunya. BPBD Kabupaten Grobogan bersama tim melakukan pemadaman api dan pembuatan sekat bakar untuk mencegah meluasnya kebakaran. Api telah dipadamkan," tuturnya.

Selain itu, kebakaran juga melanda area pemakaman di Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Berdasarkan informasi warga, api pertama kali terlihat di kawasan pemakaman sebelum merambat ke lahan di sekitarnya.

"Total luas lahan yang terbakar mencapai satu hektare. BPBD Kabupaten Bandung bersama Dinas Pemadam Kebakaran setempat segera melakukan pemadaman. Pada Senin (27/7), api sudah padam," ujarnya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |