Sopir Travel Aris Sanda Diduga Ditembak KKB di Wamena Usai Disandera

6 hours ago 6

Sopir travel Aris Sanda diduga ditembak KKB di Wamena setelah disandera dan dipaksa membawa bendera Bintang Kejora serta ucap Papua merdeka.

Redaksi PEWARTA

Oleh Redaksi PEWARTA

Rabu, September 16, 2026

sopir travel aris sanda disandera dan diduga ditembak kkb di wamena
Sopir travel Aris Sanda disebut sempat disandera kelompok bersenjata di jalur Trans Wamena-Nduga sebelum dilaporkan tewas ditembak. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Sopir travel bernama Aris Sanda dilaporkan tewas setelah diduga ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Sebelum penembakan, korban disebut sempat disandera dan dipaksa menyampaikan pernyataan yang mendukung Papua merdeka.

Dalam video yang beredar pada Rabu (16/9/2026), Aris terlihat berada di ruas jalan jalur Trans Wamena-Nduga bersama sejumlah anggota kelompok bersenjata yang membawa senjata laras panjang.

Korban tampak mengenakan jaket hitam dan celana pendek. Ia juga disebut dipaksa mengangkat bendera bergambar Bintang Kejora dalam situasi penyanderaan tersebut.

Korban dipaksa menyampaikan pernyataan

Dalam tayangan video, Aris terlihat diminta menyampaikan pernyataan mengenai Papua merdeka.

Ia menyebut dirinya sebagai pendatang yang telah bekerja sebagai sopir dan melayani masyarakat di Papua sejak 2013 hingga 2026.

“Saya sebagai pendatang, sopir dari dulu sudah melayani dari 2013 sampai sekarang sampai 2026 saya masih jalan di sini karena saya percaya Papua itu bisa merdeka," ujar Aris dalam tayangan video tersebut.

Pernyataan itu disampaikan ketika korban berada bersama anggota kelompok bersenjata dalam kondisi yang disebut sebagai penyanderaan.

Penembakan terjadi setelah penyanderaan

Aris kemudian dilaporkan menjadi korban penembakan hingga meninggal dunia. Namun, sumber yang diterima belum menjelaskan secara rinci waktu dan lokasi tepat penembakan setelah video penyanderaan tersebut.

Peristiwa itu menambah perhatian terhadap keamanan di jalur Trans Wamena-Nduga, yang menjadi lokasi munculnya rekaman penyanderaan korban.

Identitas kelompok pelaku belum diketahui

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI-Polri mengenai peristiwa tersebut.

Kelompok KKB yang diduga melakukan penyanderaan dan penembakan terhadap Aris juga belum diketahui secara pasti.

Karena belum terdapat keterangan resmi mengenai rangkaian kejadian tersebut, informasi tentang penyanderaan, pemaksaan pernyataan, serta penembakan masih menunggu penjelasan dari aparat yang berwenang.

Proses pengungkapan kasus diharapkan dapat memastikan kronologi kejadian, identitas kelompok yang terlibat, serta kondisi sebenarnya yang dialami Aris Sanda sebelum akhirnya dilaporkan meninggal dunia.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |