Bandung resmi jadi tuan rumah Rakernas Apeksi 2027. Muhammad Farhan menyebut Bandung lolos, siap sambut Rakernas Apeksi & tamu dari seluruh Indonesia.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Rabu, Juli 08, 2026
![]() |
| Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. |
PEWARTA.CO.ID — Kota Bandung dipastikan menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) 2027. Kepastian tersebut diperoleh setelah Kota Bandung mendapat dukungan dalam rangkaian agenda Apeksi yang digelar di Medan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan, penetapan itu dipastikan usai dirinya mengikuti seluruh kegiatan Apeksi sejak hari pertama hingga penutupan.
“Saya dari hari pertama di Medan sampai terakhir. Kita sedang melobi supaya Bandung menjadi tuan rumah Rakernas Apeksi tahun 2027 dan alhamdulillah lolos,” katanya.
Bandung dipercaya menjadi tuan rumah
Farhan menilai penunjukan Kota Bandung sebagai tuan rumah Rakernas Apeksi 2027 menjadi kesempatan penting untuk kembali membuktikan kemampuan kota tersebut dalam menggelar agenda berskala nasional.
Menurutnya, Rakernas Apeksi merupakan forum tahunan yang mempertemukan para wali kota dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pembangunan perkotaan, tata kelola pemerintahan, inovasi daerah, hingga penguatan kerja sama antarkota.
Berpotensi menggerakkan sektor ekonomi
Selain menjadi forum bagi pemerintah daerah, penyelenggaraan Rakernas Apeksi 2027 juga diperkirakan membawa dampak positif terhadap perekonomian Kota Bandung.
Kegiatan ini diyakini dapat meningkatkan aktivitas sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Di sisi lain, ajang tersebut juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi yang dimiliki Kota Bandung kepada para tamu dari seluruh Indonesia.
Bandung diminta siap menyambut tamu dari seluruh Indonesia
Meski membawa berbagai peluang, Farhan mengingatkan bahwa status sebagai tuan rumah juga menghadirkan tanggung jawab besar bagi Kota Bandung.
Ia menegaskan kesiapan kota harus didukung berbagai aspek, mulai dari kebersihan, keamanan, kenyamanan, hingga infrastruktur pendukung agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.
“Kita harus menunjukkan bahwa Kota Bandung siap menerima tamu dari seluruh Indonesia,” ujarnya.



















































