Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida, Tegaskan Tak Diterima Datang ke London

15 hours ago 11

Sadiq Khan menyebut Benjamin Netanyahu pelaku genosida dan menegaskan tak diterima di London. ICC, Gaza, dan surat penangkapan kembali disorot.

Redaksi Pewarta.co.id

Oleh Redaksi Pewarta.co.id

Sabtu, Juli 25, 2026

Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida, Tegaskan Tak Diterima Datang ke London
Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida, Tegaskan Tak Diterima Datang ke London

PEWARTA.CO.ID — Wali Kota London Sadiq Khan kembali menjadi perhatian setelah secara terbuka menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai pelaku genosida terkait perang di Gaza. Ia bahkan menegaskan Netanyahu tidak diterima jika datang ke London dan berjanji akan mendorong pemerintah Inggris untuk menegakkan hukum apabila kunjungan tersebut benar-benar terjadi.

Pernyataan itu disampaikan Khan saat diwawancarai Channel 4 News pada Kamis. Ia dimintai tanggapan mengenai sikap Wali Kota New York Zohran Mamdani yang sebelumnya menyebut Netanyahu sebagai penjahat perang dan meminta pemerintah federal Amerika Serikat menindaklanjuti surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC).

Sadiq Khan siap melobi pemerintah Inggris

Menanggapi pertanyaan tersebut, Khan menegaskan bahwa kewenangannya berbeda dengan wali kota New York. Meski demikian, ia menyampaikan pandangannya terkait konflik di Gaza.

"Yah, saya memiliki wewenang yang berbeda dengan wali kota New York," kata Khan. "Tetapi saya percaya genosida sedang dilakukan di Gaza. Saya pikir Netanyahu bertanggung jawab."

Ia kemudian menambahkan:

"Dan sebagai pelaku genosida, saya pikir dia telah melanggar hukum. Dan saya pikir keadilan harus ditegakkan, dan itu berarti dia harus diadili."

Dalam wawancara yang sama, Khan juga ditanya apakah dirinya akan mendesak pemerintahan Inggris yang kini dipimpin Perdana Menteri Andy Burnham agar melaksanakan surat perintah penangkapan yang telah diterbitkan ICC.

Menjawab hal tersebut, Khan menegaskan bahwa Netanyahu tidak akan disambut di ibu kota Inggris. Ia juga memastikan akan melobi pemerintah apabila terdapat informasi bahwa pemimpin Israel itu akan berkunjung ke London.

"Kabar baiknya adalah, dan ini kabar yang sangat baik, Netanyahu tidak akan datang ke London. Karena jika dia datang, dia akan merasakan dampak penuh dari opini publik. Jika ada bukti dia datang ke London, saya akan melobi perdana menteri untuk memastikan hukum ditegakkan," tegas dia.

Saat kembali ditanya apakah Netanyahu diterima di London, Khan menjawab singkat:

"Orang-orang yang melakukan genosida tidak diterima di London."

Surat perintah penangkapan ICC

Benjamin Netanyahu bersama mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant telah dikenai surat perintah penangkapan oleh ICC sejak November 2024.

Keduanya menghadapi tuduhan melakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang diduga terjadi di Jalur Gaza sejak Oktober 2023.

Kasus tersebut menjadi yang pertama dalam sejarah 24 tahun berdirinya ICC ketika pengadilan itu menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap pejabat tinggi dari negara sekutu Barat.

Zohran Mamdani juga mendesak penangkapan Netanyahu

Sebelumnya, Wali Kota New York Zohran Mamdani menyampaikan sikap serupa melalui sebuah pidato video yang diunggah pada Selasa. Video berdurasi sekitar dua menit itu telah ditonton hampir 100 juta kali.

Dalam pernyataannya, Mamdani menegaskan pemerintah kota New York tidak memiliki kewenangan untuk mengeksekusi surat perintah penangkapan dari ICC. Meski demikian, ia meminta pemerintah federal Amerika Serikat mengambil langkah hukum sesuai kewenangannya.

"Benjamin Netanyahu adalah penjahat perang, arsitek genosida mengerikan terhadap rakyat Palestina," kata Mamdani dalam klip berdurasi dua menit yang telah ditonton hampir 100 juta kali.

Ia kemudian melanjutkan:

"Dia bertanggung jawab atas pembunuhan lebih dari 73.000 orang, atas penganiayaan puluhan ribu anak-anak," kata Mamdani, sebelum menambahkan perdana menteri Israel, yang telah menyerang enam negara sejak 2023, bertanggung jawab atas pembunuhan para pekerja bantuan dan jurnalis.

Mamdani juga menyerukan agar pemerintah federal AS bergabung dengan ICC dan melaksanakan surat perintah tersebut.

"Jelas bahwa kita tidak memiliki kewenangan hukum independen untuk menegakkan surat perintah ini. Namun, pemerintah federal memilikinya, dan saya menyerukan kepada mereka untuk bergabung dengan ICC dan melaksanakan surat perintah ini," tambahnya.

Netanyahu dijadwalkan menghadiri Sidang Umum PBB

Netanyahu diperkirakan akan melakukan perjalanan ke New York pada September untuk menghadiri Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sebanyak 125 negara yang menjadi pihak dalam Statuta Roma, termasuk seluruh negara anggota Uni Eropa serta Inggris, memiliki kewajiban hukum untuk menangkap Netanyahu dan Yoav Gallant apabila keduanya memasuki wilayah yurisdiksi mereka, kemudian menyerahkan mereka ke ICC.

Meski demikian, pengadilan tersebut tidak memiliki aparat penegak hukum sendiri sehingga pelaksanaan surat perintah sangat bergantung pada kerja sama negara-negara anggota. Selain itu, proses persidangan tidak dapat dimulai tanpa kehadiran pihak yang didakwa.

Sementara itu, Amerika Serikat dan Israel bukan merupakan negara penandatangan Statuta Roma. Inggris sendiri merupakan negara pihak dalam perjanjian tersebut sehingga memiliki kewajiban hukum terkait pelaksanaan surat perintah ICC terhadap Netanyahu.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |