Viral! Aksi Mesum di Warung Dimsum Solo, Pelaku Muncul Pakai Akun Palsu Minta Video Dihapus

11 hours ago 10

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Minggu, April 05, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Viral! Aksi Mesum di Warung Dimsum Solo, Pelaku Muncul Pakai Akun Palsu Minta Video Dihapus
Viral! Aksi Mesum di Warung Dimsum Solo, Pelaku Muncul Pakai Akun Palsu Minta Video Dihapus

PEWARTA.CO.ID — Fenomena rekaman kamera pengawas kembali menyita perhatian publik. Kali ini, sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila (mesum) oleh dua remaja di sebuah warung dimsum di Kota Solo ramai beredar luas di media sosial.

Peristiwa tersebut memicu berbagai reaksi dari warganet setelah rekaman CCTV yang menampilkan kejadian itu tersebar di sejumlah platform digital. Banyak pihak menyoroti perilaku kedua remaja yang dinilai tidak pantas dilakukan di ruang publik.

Rekaman CCTV viral di media sosial

Video yang menjadi sorotan itu salah satunya diunggah oleh akun Instagram 24jam.cctv pada 3 April 2026. Dalam waktu singkat, unggahan tersebut menarik perhatian publik dan dipenuhi beragam komentar dari pengguna media sosial.

Berdasarkan informasi yang disertakan dalam unggahan, pasangan remaja itu datang ke lokasi warung dimsum Solo sekitar pukul 11.30 WIB. Mereka kemudian berada di tempat tersebut selama lebih dari tiga jam.

Keduanya diketahui memilih duduk di lantai dua warung dimsum yang kondisinya relatif sepi. Saat ditanya oleh pihak tempat usaha, mereka disebut mengaku sedang mengerjakan tugas.

Namun, fakta berbeda terlihat dari rekaman kamera pengawas. Dalam video tersebut, pasangan remaja itu terekam melakukan tindakan yang dinilai tidak pantas di salah satu meja yang berada di bagian belakang ruangan.

MASIH TERKAIT!

Video Mesum di Warung Dimsum Solo Durasi 1 Menit 18 Detik Terekam CCTV, Pelaku Panik dan Minta Maaf Pakai Akun Palsu

Pelaku diduga muncul lewat akun palsu

Usai video tersebut viral, seseorang yang diduga berkaitan dengan kejadian itu muncul dan menghubungi akun pengunggah melalui pesan langsung.

Pesan tersebut dikirim menggunakan akun yang diduga bukan identitas asli atau akun anonim. Dalam isi pesan itu, pengirim menyampaikan permintaan maaf sekaligus memohon agar video rekaman CCTV tidak lagi disebarluaskan.

“Terkait dengan postingan tersebut dari kami mohon tolong untuk mboten disebari luas di media mas/mba admin. Dari kami mohon maaf dan benar-benar maaf tidak melihat tempat melakukan tindakan yang kurang enak buat dilihat orang-orang mas/mba,” demikian isi pesan yang beredar.

Respons warganet beragam

Alih-alih meredam situasi, permintaan maaf tersebut justru memicu diskusi baru di kalangan warganet. Banyak yang menyoroti cara penyampaian permintaan maaf yang dilakukan melalui akun anonim.

Sebagian pengguna media sosial menilai bahwa pelaku seharusnya menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak warung yang terdampak.

Tidak sedikit pula yang berpendapat bahwa permintaan maaf tersebut muncul setelah video menjadi viral. Selain itu, penggunaan akun palsu juga menjadi sorotan karena dinilai tidak menunjukkan itikad baik secara terbuka.

Peristiwa ini pun terus menjadi bahan perbincangan, terutama terkait etika berperilaku di ruang publik dan dampak yang ditimbulkan terhadap pihak lain, termasuk pelaku usaha yang tidak terlibat langsung dalam kejadian tersebut.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |