Viral challenge tak minum air putih 365 hari menuai sorotan. Dokter mengingatkan risiko dehidrasi, kerusakan ginjal, hingga bahaya minuman manis.
![]()
Oleh Redaksi Pewarta.co.id
Senin, Juli 20, 2026
![]() |
| Segelas air putih. (Ilustrasi/Canva) |
PEWARTA.CO.ID — Sebuah tantangan yang beredar di media sosial menjadi perbincangan setelah seorang warganet mengaku ingin menjalani hidup tanpa minum air putih selama 365 hari. Dalam unggahannya, ia mengklaim tetap bisa menjaga kondisi tubuh hanya dengan mengonsumsi minuman manis sepanjang satu tahun.
Konten tersebut langsung menyita perhatian publik dan memicu beragam tanggapan. Salah satu yang ikut memberikan respons adalah Dokter Adam Prabata melalui akun X pribadinya.
Dokter sebut tantangan tersebut berbahaya
Menanggapi viralnya tantangan itu, dr. Adam mengingatkan masyarakat agar tidak menirunya. Menurutnya, kebiasaan menghindari konsumsi air putih dalam waktu lama dapat membawa dampak serius bagi kesehatan.
“Challenge tidak minum air putih ini berisiko BERBAHAYA,” tulis dr. Adam.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan cairan tubuh tidak dapat dipenuhi hanya dengan minuman manis maupun minuman berperasa. Dalam jangka panjang, kebiasaan tersebut berpotensi menimbulkan berbagai gangguan kesehatan.
“Tubuh manusia tidak bisa menggantikan kebutuhan air putih dengan minuman manis atau berperasa dalam jangka panjang tanpa konsekuensi serius,” jelasnya.
![]() |
| Viral Challenge Tak Minum Air Putih 365 Hari, Dokter Peringatkan Risiko Dehidrasi hingga Kerusakan Ginjal |
Risiko dehidrasi hingga gangguan ginjal
Dr. Adam menuturkan, mengganti air putih dengan minuman berperasa secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko dehidrasi. Jika kondisi ini dibiarkan, dampaknya bisa berkembang menjadi gangguan bahkan kerusakan pada ginjal.
Selain masalah kekurangan cairan, ia juga menyoroti kandungan gula tambahan yang umumnya terdapat dalam minuman manis. Konsumsi gula berlebih dalam jangka panjang diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis.
“Selain itu, konsumsi minuman manis artinya adalah adanya gula tambahan yang tentunya berhubungan dengan penyakit lain, seperti obesitas dan diabetes melitus,” ujarnya.
Imbauan agar tidak mengikuti tren viral
Dr. Adam mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah mengikuti tantangan yang sedang viral di media sosial tanpa mempertimbangkan dampaknya terhadap kesehatan.
“Jadi, JANGAN DITIRU YA! Semoga bermanfaat!” tutupnya.




















































