Redaksi Pewarta.co.id
Kamis, Januari 01, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Momen saat Mohamed Salah berseragam AS Roma sebelum kepindahannya ke Liverpool. |
PEWARTA.CO.ID — AS Roma dikabarkan tengah menimbang peluang besar untuk memulangkan Mohamed Salah ke Stadion Olimpico.
Klub ibu kota Italia itu disebut memantau situasi sang bintang di Liverpool, yang belakangan memanas, demi merealisasikan transfer dengan skema peminjaman.
Isu ini mencuat seiring memburuknya hubungan Salah dengan Liverpool, khususnya bersama pelatih anyar Arne Slot.
Pada awal Desember 2025, pemain asal Mesir tersebut secara terbuka meluapkan kekecewaannya kepada media terkait perannya di tim.
Salah merasa tidak diperlakukan adil setelah beberapa kali hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Ia bahkan mencurigai adanya pihak tertentu yang sengaja menjadikannya kambing hitam demi merusak citranya di mata publik.
Roma intip celah di tengah ketegangan Liverpool
Situasi internal Liverpool yang disebut kian panas membuat AS Roma melihat adanya celah. Klub berjuluk Il Lupi itu disebut siap memanfaatkan peluang untuk membawa pulang mantan pemain andalannya tersebut ke Serie A.
Mengutip laporan Football Italia, Kamis (1/1/2026), Liverpool dikabarkan tidak menutup pintu untuk melepas Salah dengan status pinjaman pada bursa transfer musim dingin. Kondisi ini langsung menarik perhatian manajemen Roma yang tengah mencari tambahan kekuatan di lini serang.
Opsi peminjaman selama enam bulan dinilai sebagai solusi paling realistis, mengingat kontrak Salah di Anfield masih berlaku hingga 2027.
Gaji fantastis Salah jadi kendala
Meski peluang terbuka, AS Roma harus menghadapi tantangan besar dari sisi finansial. Gaji Mohamed Salah yang mencapai 24 juta euro per tahun, atau sekitar Rp470 miliar, menjadi batu sandungan utama dalam negosiasi.
Jika meminjam selama setengah musim, Roma setidaknya perlu menyiapkan dana sekitar 12 juta euro, setara Rp235 miliar, hanya untuk menutup gaji sang pemain. Angka tersebut jelas memberatkan kondisi keuangan klub Serie A tersebut.
Hubungan Salah dan AS Roma
Nama Mohamed Salah bukan sosok asing bagi publik Olimpico. Sebelum hijrah ke Liverpool pada musim panas 2017, penyerang kelahiran Nagrig itu pernah memperkuat AS Roma selama dua musim.
Bersama Giallorossi, Salah tampil impresif dengan catatan 34 gol dan 21 assist dari 83 pertandingan di semua kompetisi. Penampilan gemilang itu pula yang menjadi titik balik kariernya setelah sempat kesulitan menembus skuad utama Chelsea.
Performa apik di Roma membuat Liverpool tertarik dan akhirnya menebusnya dengan mahar 42 juta euro, atau sekitar Rp823 miliar.
Salah hadapi masa sulit
Di Liverpool, Mohamed Salah menjelma menjadi salah satu legenda modern klub. Ia sukses mencetak 250 gol dan 117 assist dari 421 penampilan, serta berkontribusi besar dalam raihan dua gelar Liga Inggris dan satu trofi Liga Champions.
Namun kini, di usia 33 tahun, masa depan Salah di Anfield mulai dipertanyakan. Ketegangan dengan pelatih dan menurunnya peran di tim utama membuka spekulasi bahwa kepindahan sementara ke Roma bisa menjadi jalan keluar terbaik bagi semua pihak.



















































