CPNS sekolah kedinasan 2026 resmi dibuka dengan 4.770 formasi. Simak daftar sekolah, cara daftar, dan jadwal seleksi lengkapnya.
![]()
Oleh Redaksi PEWARTA
Sabtu, Agustus 22, 2026
![]() |
| Pendaftaran CPNS jalur sekolah kedinasan 2026 dibuka dengan total 4.770 formasi dari sembilan instansi pemerintah. (Ilustrasi/Istimewa) |
PEWARTA.CO.ID — Pendaftaran CPNS jalur sekolah kedinasan 2026 resmi dibuka mulai 18 Agustus hingga 30 Agustus 2026. Tahun ini pemerintah menyediakan 4.770 formasi yang tersebar pada sembilan instansi penyelenggara sekolah kedinasan.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang menyediakan 3.257 formasi. Bagi calon peserta, tahapan seleksi perlu dicermati sejak awal karena rangkaian penerimaan berlangsung hingga pengumuman kelulusan akhir pada akhir Oktober sampai awal November 2026.
Sembilan instansi buka 4.770 formasi
Formasi sekolah kedinasan 2026 tersedia pada sembilan instansi pemerintah dengan jumlah kebutuhan yang berbeda-beda.
Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di bawah Kementerian Dalam Negeri menjadi salah satu penyelenggara dengan 1.410 formasi.
Kementerian Perhubungan membuka 891 formasi yang tersebar di 22 sekolah kedinasan. Sementara Politeknik Keuangan Negara-STAN di bawah Kementerian Keuangan menyediakan 1.000 formasi.
Berikut rincian formasi sekolah kedinasan 2026:
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (Kementerian Dalam Negeri): 1.410 formasi.
- 22 sekolah kedinasan di bawah Kementerian Perhubungan: 891 formasi.
- Politeknik Keuangan Negara-STAN (Kementerian Keuangan): 1.000 formasi.
- Politeknik Siber dan Sandi Negara (BSSN): 50 formasi.
- Politeknik Statistika STIS (BPS): 564 formasi.
- Politeknik Pengayoman Indonesia (Kementerian Hukum): 250 formasi.
- Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan): 375 formasi.
- Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG): 130 formasi.
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (BIN): 100 formasi.
Jika seluruh kebutuhan tersebut dijumlahkan, total formasi sekolah kedinasan 2026 mencapai 4.770 posisi.
Cara daftar CPNS sekolah kedinasan 2026
Pendaftaran sekolah kedinasan dilakukan melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Calon peserta dapat mengakses proses pendaftaran melalui laman sscasn.bkn.go.id sesuai periode yang telah ditetapkan.
Seleksi juga menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN. Sistem tersebut digunakan dalam proses seleksi untuk mencegah praktik kecurangan seperti joki dan bentuk kecurangan lainnya.
Karena itu, peserta diingatkan mengikuti seluruh proses berdasarkan kemampuan sendiri dan ketentuan yang ditetapkan masing-masing instansi.
Jadwal seleksi sekolah kedinasan 2026
Rangkaian penerimaan sekolah kedinasan 2026 mengacu pada Surat Kepala BKN Nomor 5249/B-KS.04.01/SD/K/2026 tanggal 12 Agustus 2026.
Pengumuman seleksi berlangsung pada 15–24 Agustus 2026. Setelah itu, pendaftaran dibuka pada 18–30 Agustus 2026.
Pada periode yang sama, seleksi administrasi berlangsung mulai 18 Agustus hingga 1 September 2026. Hasil seleksi administrasi kemudian diumumkan pada 2–3 September 2026.
Peserta yang keberatan terhadap hasil administrasi dapat mengajukan sanggah pada 4–5 September 2026. Jawaban atas sanggah dijadwalkan diberikan pada 4–6 September 2026, sedangkan hasil pasca sanggah diumumkan pada 7–8 September 2026.
Tahapan berikutnya berkaitan dengan penerbitan kode billing dan pembayaran PNBP untuk pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) menggunakan CAT BKN.
SKD CAT BKN dijadwalkan berlangsung pada 22 September–7 Oktober 2026. Setelah itu, pengolahan nilai berlangsung pada 27 September–10 Oktober 2026 dan pengumuman hasil SKD dilakukan secara bertahap pada 1–13 Oktober 2026.
Peserta yang lolos SKD kemudian menjalani seleksi lanjutan non-CAT BKN pada 11–28 Oktober 2026.
Untuk instansi yang menggunakan CAT BKN dalam seleksi lanjutan, tahapan pembayaran PNBP, validasi data, penjadwalan, hingga pelaksanaan seleksi juga telah diatur dalam rangkaian penerimaan.
Pengumuman kelulusan akhir oleh kementerian atau lembaga penyelenggara dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober–1 November 2026.
Rini Widyantini ingatkan peserta jangan percaya calo
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini meminta calon peserta mempersiapkan diri secara serius untuk mengikuti seleksi sekolah kedinasan 2026.
Menurut Rini, seleksi tersebut bukan semata-mata menjadi jalan menuju status ASN, tetapi juga menjadi proses untuk membentuk calon aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan disiplin.
“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Rini juga mengingatkan peserta agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan. Hasil seleksi ditentukan berdasarkan kemampuan masing-masing peserta.
“Jangan mudah percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan. Tidak ada jalan pintas untuk menjadi bagian dari birokrasi yang berintegritas,” tegasnya.
Ia turut meminta orang tua memberikan dukungan kepada anak yang mengikuti seleksi. Dukungan dari keluarga dinilai dapat membantu peserta menjalani kompetisi secara sehat.
BKN minta peserta cermati setiap tahapan
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan jadwal yang telah ditetapkan menjadi pedoman bagi kementerian dan lembaga penyelenggara dalam menjalankan seluruh proses penerimaan.
Calon peserta juga diminta mencermati setiap tahapan agar tidak melewatkan jadwal maupun ketentuan yang berlaku.
“Dengan ditetapkannya jadwal tersebut, calon peserta dapat mempersiapkan diri sekaligus mencermati setiap tahapan dan ketentuan seleksi yang ditetapkan oleh masing-masing kementerian/lembaga penyelenggara Sekolah Kedinasan Tahun 2026,” kata Zudan.
Bagi calon peserta, persiapan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghadapi ujian, tetapi juga memastikan seluruh tahapan administrasi dan jadwal seleksi diikuti sesuai ketentuan.
Pendaftaran CPNS jalur sekolah kedinasan 2026 sendiri masih berlangsung hingga 30 Agustus 2026. Dengan total 4.770 formasi yang tersedia, peserta perlu memastikan proses pendaftaran dilakukan melalui portal SSCASN dan mengikuti seluruh tahapan resmi yang telah ditetapkan.



















































