Imam Tantowi, Penulis Skenario Tukang Bubur Naik Haji Meninggal Dunia di Usia 80 Tahun

11 hours ago 11

Imam Tantowi, penulis skenario Tukang Bubur Naik Haji, meninggal dunia di usia 80 tahun setelah berkiprah sejak era 1960-an.

Redaksi PEWARTA

Oleh Redaksi PEWARTA

Sabtu, Agustus 22, 2026

imam tantowi sutradara dan penulis skenario film Indonesia
Imam Tantowi dikenal sebagai sutradara dan penulis skenario film serta sinetron Indonesia. (Dok. Ist)

PEWARTA.CO.ID — Kabar duka datang dari dunia perfilman Indonesia. Sineas senior Imam Tantowi, yang dikenal sebagai sutradara sekaligus penulis skenario film dan sinetron, meninggal dunia pada Jumat sore, 21 Agustus 2026, dalam usia 80 tahun.

Kabar meninggalnya Imam Tantowi disampaikan Humas Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Evry Joe. Kepergian sineas kelahiran 13 Agustus 1946 itu mendapat ucapan duka dari sejumlah selebriti melalui media sosial.

Aktris Citra Kirana dan Derry Sudarisman termasuk yang menyampaikan belasungkawa. Derry menuliskan, "Selamat jalan masku," melalui Instagram Story miliknya.

Sementara itu, Citra Kirana menyampaikan doa untuk Imam Tantowi. "Allahummagfirlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Innalillahi wainnaillaihi rojiun. Turut berduka cita atas meninggalnya Imam Tantowi, penulis sinetron Tukang Bubur Naik Haji. InsyaAllah alm. husnul khatimah, diterima semua amal ibadahnya dan ditempatkan di tempat terbaik di surgaNya Allah swt, aamiin," ungkap Citra.

Perjalanan Imam Tantowi di dunia perfilman

Imam Tantowi memiliki perjalanan panjang di industri hiburan Indonesia yang dimulai dari panggung teater sandiwara pada dekade 1960-an.

Pada masa awal kariernya, ia menjalani berbagai peran, termasuk sebagai pemeran dan sutradara. Pengalaman tersebut kemudian membawanya masuk lebih jauh ke industri film pada dekade berikutnya.

Pada 1970-an, Imam Tantowi terlibat dalam sejumlah produksi film. Ia tidak langsung duduk sebagai sutradara, melainkan lebih dulu menjalani pekerjaan sebagai dekorator, penata artistik, hingga asisten sutradara.

Pengalaman di berbagai bidang produksi tersebut menjadi bagian dari perjalanan sebelum Imam Tantowi mulai dikenal sebagai penulis skenario dan sutradara.

Mulai menulis skenario pada 1978

Karier Imam Tantowi sebagai penulis skenario dimulai pada 1978 melalui film Ding Dong.

Empat tahun kemudian, tepatnya pada 1982, ia mulai menyutradarai film. Sejak saat itu, kiprahnya berkembang di layar lebar maupun layar kaca Indonesia.

Sejumlah karya yang berkaitan dengan namanya kemudian dikenal luas oleh penonton. Di antaranya 7 Manusia Harimau, Saur Sepuh, Seorabaia 45, Tukang Bubur Naik Haji, dan Ketika Cinta Bertasbih.

Karya-karya tersebut memperlihatkan panjangnya perjalanan Imam Tantowi di industri perfilman dan sinetron Tanah Air.

Pernah meraih penghargaan perfilman

Sepanjang kiprahnya sebagai sineas, Imam Tantowi juga memperoleh sejumlah penghargaan dari Festival Film Indonesia dan Festival Sinetron Indonesia.

Penghargaan tersebut menjadi bagian dari rekam jejaknya setelah puluhan tahun berkarya di dunia seni peran dan produksi film Indonesia.

Kepergian Imam Tantowi pada usia 80 tahun menutup perjalanan panjang seorang sineas yang telah aktif sejak era teater sandiwara hingga menjadi sutradara dan penulis skenario berbagai karya yang dikenal masyarakat.

Nama dan karya Imam Tantowi pun menjadi bagian dari perjalanan perfilman serta sinetron Indonesia lintas generasi.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |