Redaksi Pewarta.co.id
Minggu, Maret 08, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Tol Sigli Banda Aceh. (Dok. Pemprov Aceh) |
PEWARTA.CO.ID — Pemerintah menyiapkan sejumlah ruas jalan tol yang akan difungsikan sementara untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2026. Total terdapat 10 ruas tol fungsional yang akan dibuka tanpa dikenakan tarif selama periode libur Idul Fitri.
Kebijakan ini diterapkan guna menambah kapasitas jaringan jalan nasional saat volume kendaraan meningkat tajam. Dengan adanya tol yang dioperasikan secara sementara, diharapkan kemacetan di jalur utama dapat ditekan sehingga perjalanan masyarakat menjadi lebih lancar.
Sebagian besar ruas tol yang dibuka berada di Pulau Jawa dan beberapa wilayah lain di Indonesia. Namun, tidak semua jalur dibuka sepenuhnya seperti jalan tol reguler.
Beberapa ruas hanya dioperasikan satu jalur dengan sistem satu arah, dan penggunaannya diprioritaskan untuk kendaraan golongan I nonbus, seperti mobil pribadi. Pengoperasian juga akan menyesuaikan kondisi lalu lintas di lapangan.
Selain itu, penerapan jalur tol fungsional ini tetap berada di bawah pengawasan petugas dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai diskresi pihak kepolisian.
Dengan langkah ini, pemerintah berharap distribusi kendaraan saat mudik dan arus balik dapat lebih merata serta meminimalkan kepadatan di ruas jalan utama.
Berikut sejumlah ruas tol yang akan difungsikan secara gratis selama Lebaran 2026.
Sigli – Banda Aceh (24,67 km)
Ruas tol ini mencakup Seksi 1 Padang Tiji – Seulimeum dan Padang Panjang. Selama periode mudik Lebaran 2026, jalur ini akan dibuka secara fungsional untuk dua arah sekaligus, yakni jalur A dan jalur B.
Seluruh jenis kendaraan diperbolehkan melintas di ruas ini selama masa operasional fungsional. Kehadiran ruas tol tersebut diharapkan dapat mempercepat mobilitas masyarakat di wilayah Aceh, terutama bagi pemudik yang hendak menuju Banda Aceh dan sekitarnya.
Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat (12,86 km)
Ruas tol ini meliputi Seksi 4 IC Sinaksak – IC Simpang Pane. Pada periode Lebaran 2026, ruas tersebut juga akan dioperasikan secara fungsional untuk dua jalur sekaligus.
Semua golongan kendaraan diperbolehkan melintas di jalur ini selama masa pembukaan sementara. Dengan dibukanya ruas ini, arus kendaraan menuju kawasan Danau Toba dan wilayah Sumatera Utara diharapkan menjadi lebih lancar.
MENARIK JUGA DIBACA!
Mudik Lebaran 2026 Makin Hemat! Ini Jadwal Diskon Tarif Tol 30 Persen yang Wajib Anda Catat
Palembang – Betung (53,2 km)
Ruas tol Palembang – Betung menjadi salah satu jalur yang cukup panjang yang akan difungsikan saat musim mudik tahun ini.
Beberapa seksi pada ruas ini akan dibuka untuk dua jalur (A dan B), namun hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I nonbus.
Langkah ini diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan dari Palembang menuju wilayah Sumatera Selatan bagian utara serta mengurangi kepadatan di jalur arteri.
Serang – Panimbang (24,17 km)
Pada tol ini, pemerintah membuka Seksi 2 Rangkasbitung – Cileles secara fungsional selama periode Lebaran.
Namun, pengoperasiannya dilakukan dengan sistem satu jalur dan satu arah, serta hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I nonbus.
Ruas ini diharapkan dapat membantu mengurai kepadatan lalu lintas di wilayah Banten, terutama bagi pemudik yang menuju kawasan Pandeglang dan sekitarnya.
5. Ciawi – Sukabumi (4,97 km)
Ruas tol Ciawi – Sukabumi juga akan difungsikan sementara pada Seksi 3 Cibadak – Akses Sementara Karang Tengah.
Seperti beberapa ruas lainnya, jalur ini akan dibuka satu arah dan hanya dapat dilalui oleh kendaraan golongan I nonbus.
Pengoperasian tol ini diharapkan bisa membantu mempercepat perjalanan pemudik yang menuju wilayah Sukabumi dan sekitarnya, sekaligus mengurangi beban lalu lintas di jalan nasional.
Pembukaan sejumlah ruas tol secara fungsional ini menjadi salah satu strategi pemerintah dalam mengantisipasi lonjakan kendaraan saat mudik Lebaran 2026. Dengan tambahan kapasitas jalan tersebut, perjalanan masyarakat diharapkan menjadi lebih lancar dan waktu tempuh bisa lebih singkat.
Selain itu, keberadaan tol gratis sementara ini juga diharapkan mampu mengurai kepadatan di jalur utama serta memperlancar mobilitas masyarakat selama masa libur Idul Fitri 2026.



















































