Fitur Baru X Kini Bisa Blokir Grok AI Edit Foto Pengguna Tanpa Izin, Begini Cara Kerjanya

5 hours ago 2

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Rabu, Maret 11, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Fitur Baru X Kini Bisa Blokir Grok AI Edit Foto Pengguna Tanpa Izin, Begini Cara Kerjanya
Fitur Baru X Kini Bisa Blokir Grok AI Edit Foto Pengguna Tanpa Izin, Begini Cara Kerjanya

PEWARTA.CO.ID — Platform media sosial X dilaporkan menghadirkan pengaturan baru yang memberi pengguna kendali lebih besar terhadap foto yang mereka unggah.

Melalui fitur ini, pengguna dapat membatasi kemampuan kecerdasan buatan Grok AI agar tidak dapat memodifikasi gambar secara langsung di dalam platform.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah perusahaan dalam merespons kekhawatiran publik mengenai penyalahgunaan teknologi AI, khususnya terkait manipulasi foto tanpa izin.

Dengan adanya pengaturan baru tersebut, pengguna dapat mengontrol bagaimana sistem AI milik xAI berinteraksi dengan konten visual yang mereka bagikan.

Jika fitur ini diaktifkan, Grok tidak akan bisa melakukan perubahan atau manipulasi terhadap gambar yang diunggah oleh pengguna.

Langkah ini muncul setelah munculnya berbagai kritik terhadap kemampuan Grok yang dinilai terlalu bebas dalam mengedit foto orang di platform.

Sejumlah pengguna diketahui memanfaatkan AI tersebut untuk mengubah foto seseorang menjadi gambar yang bersifat menyesatkan atau bahkan bernuansa seksual.

Kondisi ini memicu perdebatan luas mengenai etika penggunaan kecerdasan buatan di media sosial. Banyak pihak menilai kemampuan manipulasi gambar oleh AI berpotensi disalahgunakan untuk membuat konten deepfake yang merugikan individu tertentu.

Tekanan terhadap perusahaan teknologi pun meningkat. Pemerintah dan regulator di berbagai negara mulai menyoroti penggunaan AI generatif yang mampu memproduksi gambar manipulatif secara cepat dan masif.

Fitur pembatasan grok di menu unggah gambar

Pengaturan baru ini dapat ditemukan pada menu saat pengguna mengunggah gambar di aplikasi X. Opsi tersebut ditempatkan di bagian pengaturan gambar sehingga pengguna bisa langsung mengaktifkan perlindungan sejak awal.

Apabila fitur ini diaktifkan, pengguna lain tidak akan dapat memanggil akun @Grok untuk memodifikasi foto tersebut melalui perintah yang ditulis di kolom komentar maupun balasan.

Artinya, Grok tidak akan merespons permintaan untuk mengedit foto yang telah dilindungi oleh pengaturan tersebut.

Meski begitu, sejumlah laporan menyebut bahwa sistem perlindungan ini masih memiliki keterbatasan.

Perlindungan belum sepenuhnya sempurna

Foto yang telah dibatasi dari interaksi Grok AI di dalam platform masih berpotensi dimodifikasi dengan cara lain. Misalnya, jika seseorang mengunduh gambar tersebut terlebih dahulu lalu mengunggahnya kembali atau mengeditnya di luar sistem X.

Hal ini menunjukkan bahwa fitur tersebut belum mampu sepenuhnya mencegah manipulasi gambar yang dilakukan di luar platform.

Walau demikian, kehadiran pengaturan ini tetap dipandang sebagai langkah awal yang penting dalam meningkatkan perlindungan terhadap konten pengguna.

Sejumlah pengamat teknologi menilai kebijakan tersebut sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran mengenai penyalahgunaan AI di media sosial.

Sejak tahun 2025, penggunaan Grok untuk mengedit foto tanpa persetujuan telah memicu perdebatan global tentang privasi digital, etika kecerdasan buatan, serta potensi penyebaran konten deepfake di internet.

Dengan memberikan opsi pembatasan terhadap kemampuan AI, platform X dinilai mulai memberikan kendali yang lebih besar kepada pengguna atas konten visual yang mereka unggah di media sosial.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |