HMI (MPO) Lebak Soroti Sikap Pemerintah Soal Konflik Iran, Serukan Diplomasi Damai

7 hours ago 7

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Kamis, Maret 05, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

HMI (MPO) Lebak Soroti Sikap Pemerintah Soal Konflik Iran, Serukan Diplomasi Damai
Ketua HMI (MPO) Lebak Rizki Dwi Saputra /HO HMI MPO Lebak. (Foto: Dok. ARAHKATA)

PEWARTA.CO.ID — Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Lebak menyampaikan pernyataan sikap terkait dinamika politik internasional yang tengah memanas, khususnya konflik yang melibatkan Iran di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan resminya, organisasi mahasiswa tersebut menyoroti langkah pemerintah Republik Indonesia yang dipimpin Presiden Prabowo dalam keterlibatan forum internasional bersama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

HMI (MPO) Lebak menilai langkah tersebut perlu disikapi secara hati-hati agar tidak memperkeruh situasi konflik yang sedang berlangsung.

Menurut mereka, keikutsertaan Indonesia dalam forum internasional yang juga disertai penandatanganan sejumlah kesepakatan bilateral seharusnya tetap berpegang pada prinsip diplomasi yang mengutamakan perdamaian global.

Organisasi ini menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia semestinya mengedepankan keadilan dan perdamaian, bukan sekadar legitimasi politik dalam percaturan geopolitik dunia.

Kecam eskalasi konflik di Timur Tengah

HMI (MPO) Lebak juga menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap meningkatnya ketegangan militer di kawasan Timur Tengah.

Mereka menilai konflik yang terus meningkat telah memicu jatuhnya banyak korban sipil serta berpotensi memperluas krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Selain itu, eskalasi konflik tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada negara-negara yang terlibat secara langsung, tetapi juga memengaruhi stabilitas hubungan internasional secara lebih luas. Ketegangan geopolitik yang semakin tajam dikhawatirkan dapat memicu konflik yang lebih besar di masa depan.

"HMI (MPO) Lebak menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Peristiwa tersebut telah mengguncang stabilitas wilayah dan menimbulkan rasa duka di banyak komunitas internasional," ujar Ketua HMI (MPO) Lebak Rizki Dwi Saputra, Minggu, 1 Maret 2026.

HMI (MPO) Lebak juga berharap keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dalam menghadapi duka tersebut. Mereka menilai situasi konflik yang terjadi saat ini seharusnya menjadi momentum bagi berbagai pihak untuk menghentikan kekerasan dan membuka ruang dialog yang lebih konstruktif.

Desak pemerintah utamakan diplomasi damai

Dalam pernyataan sikapnya, HMI (MPO) Lebak turut mendesak pemerintah Republik Indonesia untuk mengambil langkah strategis dalam mendorong terciptanya perdamaian dunia. Mereka menegaskan pentingnya kebijakan luar negeri yang berlandaskan hukum internasional serta prinsip non-agresi.

Organisasi tersebut meminta pemerintah untuk aktif mendorong dialog antarnegara sebagai jalan penyelesaian konflik yang lebih bermartabat.

Diplomasi dinilai sebagai pendekatan yang paling tepat untuk meredam ketegangan yang terus meningkat di kawasan Timur Tengah.

Selain itu, HMI (MPO) Lebak juga menekankan agar Indonesia tetap menjaga posisi netral dalam upaya menciptakan perdamaian global.

Menurut mereka, sikap netral sangat penting agar Indonesia tidak terseret dalam kepentingan geopolitik yang justru bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Serukan solidaritas kemanusiaan

Di sisi lain, HMI (MPO) Lebak turut mengajak seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan solidaritas terhadap para korban konflik.

Mereka menilai dukungan moral dan kemanusiaan dari masyarakat dunia sangat penting bagi mereka yang terdampak perang.

Sebagai bentuk komitmen terhadap nilai perdamaian, organisasi mahasiswa tersebut juga menyatakan akan menggelar aksi damai sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap situasi kemanusiaan di kawasan konflik.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan HMI (MPO) Lebak sebagai bentuk perhatian terhadap perkembangan situasi internasional yang dinilai memiliki dampak luas terhadap stabilitas global.

Organisasi ini berharap seluruh pihak dapat menjadikan perdamaian sebagai prioritas utama dalam menyelesaikan konflik antarnegara.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |