Hotel Ikonik Burj Al Arab Dubai Terbakar Usai Tersambar Puing Drone Iran

4 hours ago 3

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, Maret 03, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Hotel Ikonik Burj Al Arab Dubai Terbakar Usai Tersambar Puing Drone Iran
Hotel Ikonik Burj Al Arab Dubai Terbakar Usai Tersambar Puing Drone Iran

PEWARTA.CO.ID — Hotel mewah Burj Al Arab di Dubai dilaporkan mengalami kebakaran pada bagian luar bangunannya setelah terkena serpihan drone yang ditembak jatuh.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah, menyusul serangan balasan Iran terhadap kepentingan Amerika Serikat di wilayah tersebut.

Serangan drone yang diluncurkan Iran disebut sebagai respons atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dalam serangan militer Amerika Serikat.

Meski drone berhasil dihancurkan di udara oleh sistem pertahanan, pecahan puingnya jatuh ke sejumlah titik di Dubai dan memicu kebakaran pada fasad hotel ikonik tersebut.

Otoritas setempat memastikan api muncul di bagian eksterior bangunan dan segera ditangani oleh tim pertahanan sipil. Berikut rangkuman fakta terkait peristiwa yang terjadi pada Rabu (3/2/2026) tersebut.

Tidak ada korban jiwa

Kebakaran yang sempat mengundang perhatian global itu berhasil dipadamkan dalam waktu relatif singkat. Pihak berwenang menegaskan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Operasional hotel tetap berjalan dengan pengawasan ketat, dan para tamu dilaporkan dalam kondisi aman. Kendati tidak menimbulkan korban, kejadian ini menjadi sorotan luas karena melibatkan salah satu hotel paling prestisius dan terkenal di dunia.

Ikon kemewahan di pulau buatan

Burj Al Arab berdiri megah di atas pulau reklamasi di lepas pantai Dubai. Bangunan ini dikenal luas berkat desainnya yang menyerupai layar kapal, menjadikannya simbol arsitektur modern sekaligus representasi kemewahan kota tersebut.

Sejak diresmikan, hotel ini kerap disebut sebagai salah satu ikon global Dubai. Tak heran, insiden sekecil apa pun yang menyentuh bangunan ini langsung menjadi perhatian internasional, termasuk kebakaran akibat puing drone kali ini.

Eskalasi konflik Timur Tengah

Peristiwa ini tidak bisa dilepaskan dari situasi keamanan kawasan yang tengah memanas. Ketegangan meningkat setelah serangkaian serangan udara yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat terhadap target yang dikaitkan dengan Iran.

Sebagai respons, Iran meluncurkan gelombang serangan drone dan rudal ke sejumlah wilayah di kawasan Teluk. Sebagian besar proyektil berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara negara-negara setempat, termasuk Uni Emirat Arab.

Meski demikian, serpihan dari proyektil yang dihancurkan di udara tetap berpotensi membahayakan, seperti yang terjadi pada kebakaran di Burj Al Arab.

Gangguan di bandara dan pelabuhan

Selain kebakaran di hotel ikonik tersebut, insiden lain juga dilaporkan terjadi di Dubai International Airport. Operasional bandara sempat terganggu akibat serpihan yang jatuh di area sekitar, bahkan beberapa orang dilaporkan mengalami luka ringan.

Di kawasan pelabuhan Jebel Ali, kebakaran kecil juga dilaporkan muncul akibat dampak serupa. Meski tidak berlangsung lama, gangguan ini memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pusat ekonomi dan logistik utama di kawasan Teluk.

Pemerintah Dubai menyatakan terus memantau situasi keamanan dan meningkatkan perlindungan terhadap infrastruktur vital serta keselamatan warga sipil dan wisatawan.

Otoritas juga menegaskan sistem pertahanan udara tetap siaga penuh guna mengantisipasi potensi serangan lanjutan.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |