IKN Terima Komitmen Investasi Rp1,2 Triliun dari Perusahaan Korea Selatan

2 hours ago 3

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Minggu, Mei 03, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

IKN Terima Komitmen Investasi Rp1,2 Triliun dari Perusahaan Korea Selatan
IKN Terima Komitmen Investasi Rp1,2 Triliun dari Perusahaan Korea Selatan

PEWARTA.CO.ID — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali mendapatkan komitmen investasi baru untuk pengembangan kawasan komersial di ibu kota baru Indonesia.

Pada awal 2026, dua perusahaan resmi menanamkan modalnya di kawasan Nusantara, yakni perusahaan asal Korea Selatan dan perusahaan nasional.

Salah satu investor tersebut adalah PT Dian Jaya Indonesia, perusahaan properti yang merupakan anak usaha dari Dian Development Co., Ltd. asal Korea Selatan. Perusahaan ini berencana membangun proyek apartemen dan hotel di kawasan WP KIPP Sub WP 1B, tepatnya di area Pusat Pendidikan atau Education Precinct dengan sub zona campuran berkepadatan tinggi.

Proyek properti tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada triwulan IV tahun 2026. Pengembangan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 33.201 meter persegi dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp1,15 triliun.

Selain investor asal Korea Selatan, perusahaan lokal PT Biru Makmur Abadi juga turut berinvestasi di IKN. Perusahaan tersebut akan mengembangkan fasilitas sport center serta restoran di kawasan KIPP 1C.

Lokasi proyek berada di sekitar kompleks SMA Taruna Nusantara dan Universitas Gunadarma. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas di kawasan pendidikan sekaligus menambah fasilitas publik bagi masyarakat di IKN.

Pembangunan proyek milik PT Biru Makmur Abadi dijadwalkan dimulai pada triwulan IV 2026 dengan luas lahan sekitar 16.387 meter persegi. Nilai investasi yang digelontorkan diperkirakan mencapai Rp50 miliar.

Secara keseluruhan, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Otorita IKN dengan kedua perusahaan tersebut menghasilkan total estimasi investasi sebesar Rp1,2 triliun. Adapun total kontribusi yang akan dibayarkan mencapai Rp3.923.650.500.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengatakan proyek-proyek baru tersebut akan memperkuat ekosistem perkotaan di Nusantara.

"Kehadiran proyek apartemen, hotel, pusat olahraga, dan restoran ini tidak hanya menambah ragam fasilitas perkotaan di IKN, tetapi juga memperkuat ekosistem kawasan agar semakin siap menjadi kota yang hidup, produktif, dan inklusif," ujar Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).

Wakil Direktur PT Dian Jaya Indonesia, Cheong Seung Hwa, mengungkapkan optimismenya terhadap prospek pengembangan IKN di masa mendatang. Menurutnya, konsep pembangunan kota modern menjadi salah satu alasan utama perusahaan tertarik berinvestasi di Nusantara.

"Kami tertarik berinvestasi di IKN karena kawasan ini dirancang sebagai smart city modern dengan kepastian regulasi, insentif fiskal, serta potensi peningkatan nilai properti dan bisnis yang signifikan di masa depan," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT Biru Makmur Abadi, Abdul Rohman, juga menilai IKN memiliki prospek investasi jangka panjang yang menjanjikan. Konsep kota hijau dan kota cerdas yang diusung pemerintah dianggap sejalan dengan perkembangan global saat ini.

"Kami melihat IKN sebagai peluang investasi jangka panjang yang strategis. Konsep kota cerdas dan hijau yang diusung pemerintah sangat relevan dengan tren global," pungkasnya.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |