Redaksi Pewarta.co.id
Senin, Januari 05, 2026
Perkecil teks Perbesar teks
![]() |
| Link Asli Video Botol Coca Cola 24 Detik jadi Buruan Netizen, TikTok hingga Videy Diobok-obok Gegara Penasaran |
PEWARTA.CO.ID — Jagat TikTok kembali diramaikan fenomena video viral di awal 2026. Kali ini, perhatian warganet tersedot pada sebuah video singkat berdurasi sekitar 24 detik yang menampilkan botol Coca Cola.
Meski tampil sederhana, video tersebut sukses memancing rasa penasaran massal dan mendadak memenuhi linimasa hingga masuk kategori FYP.
Video yang beredar pertama kali muncul dengan keterangan santai tanpa indikasi kejanggalan. Cuplikannya hanya memperlihatkan sebuah botol Coca Cola yang digerakkan mengikuti irama musik DJ dengan sound populer “dola dola”.
Tidak ada alur cerita, dialog, ataupun adegan ekstrem, hanya visual botol yang dipoles efek gerak agar terlihat lebih hidup.
Namun, justru konsep yang minimalis itulah yang memicu berbagai spekulasi. Banyak pengguna TikTok langsung mengaitkan video ini dengan tren serupa yang sempat viral sebelumnya, seperti botol Golda dan botol Teh Pucuk. Pola yang dianggap “terulang” membuat publik semakin yakin bahwa ada sesuatu di balik video tersebut.
MASIH TERKAIT!
Viral Video Botol Coca Cola Durasi 24 Detik Hebohkan Pengguna TikTok, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Picu rasa penasaran netizen
Ledakan popularitas video botol Coca Cola tak lepas dari peran kolom komentar. Warganet berlomba-lomba meninggalkan komentar bernada heran, bercanda, hingga komentar absurd yang sulit dicerna secara logika. Pertanyaan seperti “kok bisa masuk?”, “nggak lecet apa?”, hingga candaan berantai soal ukuran botol terus bermunculan.
Interaksi masif inilah yang kemudian mendorong algoritma TikTok bekerja. Efek FOMO (fear of missing out) membuat semakin banyak pengguna ikut mencari tahu, meminta link, dan membagikan ulang video tersebut.
Alhasil, konten ini viral bukan karena visualnya yang kompleks, melainkan karena reaksi publik yang terus bergulir.
Pola lama dengan kemasan baru
Jika ditelusuri lebih jauh, tren video botol bukanlah hal baru. Sebelumnya, botol Golda sempat menjadi perbincangan hangat, disusul versi botol Teh Pucuk yang ternyata memiliki konsep serupa.
Ketika publik mulai memahami polanya, muncul lagi varian baru dengan merek berbeda.
Memasuki awal 2026, Coca Cola dipilih sebagai “pemeran utama” baru. Nama besar merek ini dinilai ampuh menarik atensi karena sudah sangat melekat di benak masyarakat.
Strategi mengganti objek namun mempertahankan pola lama terbukti efektif memancing rasa ingin tahu netizen.
Benarkah ada link asli video botol Coca Cola?
Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah soal keberadaan video versi lengkap video botol Coca Cola.
Berdasarkan penelusuran, video utuhnya memang tidak diunggah langsung ke TikTok. Konten tersebut disebut-sebut disimpan di platform videy.co.
Namun, situasi ini dimanfaatkan oleh banyak pihak tidak bertanggung jawab. Sejumlah akun menyebarkan tautan palsu di bio maupun kolom komentar. Link tersebut sekilas tampak meyakinkan, tetapi sebenarnya hanya berisi iklan, pengalihan ke situs lain, bahkan spam.
Sebagai catatan, format link video asli biasanya diawali dengan alamat https://videy.co/v/?id= yang diikuti kode tertentu.
Jika susunan link terlihat berbeda, terlalu panjang, atau mengandung karakter mencurigakan, besar kemungkinan itu bukan tautan resmi.
Tips menonton dengan aman
Agar tidak terjebak jebakan link palsu, pengguna disarankan lebih waspada. Hindari mengklik tautan dari akun anonim atau caption yang terlalu bombastis.
Selalu cek format URL sebelum membukanya dan jangan sembarang memberikan izin akses pada situs yang tidak dikenal.
Mengaktifkan fitur keamanan di browser juga penting, serta hindari mengunduh file apa pun jika tidak benar-benar diperlukan.
Pada akhirnya, jika hanya ingin mengetahui faktanya, publik perlu memahami bahwa isi video tersebut tidak jauh berbeda dari tren botol sebelumnya.
Viralnya video botol Coca Cola 24 detik kembali menegaskan bahwa tren di TikTok kerap lahir dari rasa penasaran kolektif, bukan semata-mata karena konten yang luar biasa.
Meski video versi lengkap disebut-sebut ada, kewaspadaan tetap menjadi kunci agar tidak terjebak sensasi dan tautan palsu berdalih link asli video botol Coca Cola yang berpotensi merugikan.



















































