Mobil Tabrak Kerumunan di Leipzig Jerman, 2 Orang Tewas dan Puluhan Terluka

2 hours ago 1

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Selasa, Mei 05, 2026

Perkecil teks Perbesar teks

Mobil Tabrak Kerumunan di Leipzig Jerman, 2 Orang Tewas dan Puluhan Terluka
Mobil Tabrak Kerumunan di Leipzig Jerman, 2 Orang Tewas dan Puluhan Terluka

PEWARTA.CO.ID — Sebuah insiden maut terjadi di Kota Leipzig, Jerman Timur, setelah sebuah mobil menerobos area pejalan kaki dan menabrak kerumunan warga pada Senin (4/5/2026) sore waktu setempat. Peristiwa tersebut menyebabkan dua orang meninggal dunia dan lebih dari 20 lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan aparat kepolisian Leipzig, kejadian berlangsung sekitar pukul 16.45 di Grimmaische Strasse, kawasan perbelanjaan yang menjadi jalur penghubung sejumlah landmark utama dengan alun-alun pasar kota.

Kepala dinas pemadam kebakaran Leipzig menyebut sebuah SUV Volkswagen Taigo berwarna putih melaju dengan kecepatan tinggi di area khusus pejalan kaki sebelum akhirnya menghantam sejumlah orang yang berada di lokasi.

"Dua orang mengalami luka parah sehingga meninggal tak lama kemudian," kata polisi Leipzig dalam siaran pers yang dilansir RT.

Korban tewas diketahui merupakan warga negara Jerman, masing-masing seorang perempuan berusia 63 tahun dan seorang pria berusia 77 tahun.

Selain korban meninggal, lebih dari 20 orang lainnya disebut terdampak akibat insiden tersebut. Beberapa korban dilaporkan mengalami luka serius dan langsung mendapat penanganan medis di lokasi sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat.

Polisi selidiki motif kejadian

Hingga kini, pihak berwenang masih mendalami penyebab pasti insiden tersebut. Aparat belum dapat memastikan apakah kejadian itu merupakan aksi yang disengaja atau murni kecelakaan lalu lintas.

Meski demikian, polisi menyatakan belum menemukan indikasi adanya motif politik maupun agama di balik peristiwa tersebut.

"Menurut temuan saat ini, motif politik atau agama tidak dicurigai," demikian pernyataan resmi aparat setempat.

Kantor Kejaksaan Leipzig diketahui telah membuka penyelidikan terkait kasus ini dengan dugaan dua tuduhan pembunuhan serta sejumlah tuduhan percobaan pembunuhan lainnya.

Pengemudi kendaraan langsung diamankan polisi di lokasi kejadian. Pada pernyataan awal, polisi menyebut pelaku sebagai pria warga negara Jerman berusia 33 tahun. Namun dalam pembaruan selanjutnya, identitas tersangka hanya disebut sebagai “seorang pria”.

Jerman kembali diwarnai insiden tabrak kerumunan

Kasus di Leipzig ini menambah daftar panjang insiden kendaraan yang menabrak kerumunan di Jerman dalam beberapa tahun terakhir.

Sebelumnya, pada tahun lalu, seorang warga negara Afghanistan menabrakkan mobil ke kerumunan di Munich hingga menyebabkan puluhan orang terluka. Dalam kejadian itu, seorang anak perempuan berusia dua tahun dan ibunya meninggal dunia setelah sempat dirawat akibat luka berat.

Insiden serupa juga pernah terjadi pada Desember 2024 di pasar Natal Magdeburg. Saat itu, seorang psikiater asal Arab Saudi berusia 50 tahun menabrak kerumunan pengunjung pasar Natal dan menewaskan lima orang, sementara lebih dari 200 lainnya mengalami luka-luka.

Sementara pada 2016, serangan menggunakan truk terjadi di pasar Natal Berlin. Pelaku yang merupakan pencari suaka asal Tunisia menewaskan 12 orang dan melukai puluhan lainnya.

Perdebatan soal migrasi kembali mencuat

Rangkaian serangan kendaraan di Jerman turut memicu kembali perdebatan politik terkait isu migrasi dan keamanan publik di negara tersebut.

Partai-partai sayap kanan, termasuk Alternative für Deutschland (AfD), terus mendesak pemerintah memperketat kebijakan migrasi. Mereka menilai arus migran, terutama dari luar Eropa, telah meningkatkan tekanan terhadap layanan publik serta memicu persoalan kriminalitas dan konflik sosial.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |