Pemprov DKI Evaluasi Keamanan Sekolah Pasca Ledakan di SMAN 72 Jakarta

2 weeks ago 26

Redaksi Pewarta.co.id

Redaksi Pewarta.co.id

Senin, November 10, 2025

Perkecil teks Perbesar teks

Pemprov DKI Evaluasi Keamanan Sekolah Pasca Ledakan di SMAN 72 Jakarta
Pemprov DKI Evaluasi Keamanan Sekolah Pasca Ledakan di SMAN 72 Jakarta

PEWARTA.CO.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera melakukan evaluasi besar-besaran terhadap standar keamanan sekolah di seluruh wilayah Ibu Kota.

Langkah ini diambil setelah terjadinya insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara yang menimbulkan korban luka dan menimbulkan kepanikan di kalangan siswa maupun orang tua.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memperketat prosedur keselamatan di setiap sekolah agar peristiwa serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Setelah insiden ini, Pemprov DKI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan di lingkungan sekolah dan memperkuat prosedur keselamatan di sekolah-sekolah," ujar Rano Karno dikutip Senin (10/11/2025).

PERLU ANDA BACA JUGA!

Jumlah Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Bertambah Jadi 96 Orang, Puluhan Masih Dirawat di Rumah Sakit

Keselamatan siswa jadi prioritas utama

Rano menegaskan, keselamatan peserta didik dan tenaga pengajar merupakan fokus utama pemerintah. Ia juga menyampaikan dukungan dan doa bagi para siswa yang menjadi korban agar segera pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

"Keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama kami. Kepada para siswa yang menjadi korban, tetap bersemangat. Kami semua mendoakan kesembuhan dan akan mendampingi hingga proses pemulihan tuntas," tutur Rano.

Menurutnya, Pemprov DKI tidak hanya fokus pada aspek penanganan medis, tetapi juga pada peningkatan sistem keamanan fisik di sekolah-sekolah negeri maupun swasta. Upaya ini termasuk peninjauan ulang terhadap sarana dan prasarana laboratorium, instalasi listrik, serta bahan kimia yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar.

PERLU ANDA BACA JUGA!

Sosok Terduga Pelaku Ledakan di SMA 72 Kelapa Gading, Diduga Sering Jadi Korban Bully

Biaya pengobatan ditanggung pemprov

Mantan Gubernur Banten tersebut juga menegaskan, seluruh biaya pengobatan bagi korban insiden akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta.

Ia menambahkan, proses penanganan dan penyelidikan akan dilakukan secara terbuka agar masyarakat mendapat kejelasan mengenai kronologi dan langkah-langkah yang diambil pemerintah.

"Kepada orang tua dan keluarga, kami memahami kekhawatiran yang dirasakan dan kami berkomitmen untuk memastikan setiap langkah penanganan berjalan transparan dan cepat," papar Rano.

Pemerintah juga berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan serta aparat keamanan untuk menelusuri penyebab pasti ledakan di SMAN 72 tersebut.

Evaluasi ini diharapkan bisa menjadi momentum bagi semua pihak untuk memperkuat sistem keamanan sekolah di Jakarta, demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi para pelajar.

Read Entire Article
Bekasi ekspress| | | |